Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 17.58 WIB

Lelaki yang Terlihat Bahagia di Luar namun Sebenarnya Tidak, Kerap Kali Menunjukkan 7 Perilaku Halus Ini Menurut Psikologi

Seseorang yang lebih cocok menjadi pemimpin (Dok. Freepik/Andreas) - Image

Seseorang yang lebih cocok menjadi pemimpin (Dok. Freepik/Andreas)

JawaPos.com - Dalam hubungan asmara, kesetiaan adalah fondasi utama yang membentuk kepercayaan dan keamanan emosional antara dua individu. 
 
Namun, tidak semua pasangan menampilkan kesetiaan yang sejati, meskipun tampak bahagia dan penuh senyum di depan umum. 
 
Beberapa lelaki, meskipun tampak ceria, romantis, dan penuh perhatian, ternyata menyimpan sisi gelap berupa ketidaksetiaan yang tidak mudah dikenali.

Psikologi hubungan telah mengidentifikasi bahwa pria yang tidak setia tetapi tetap ingin mempertahankan citra baik sering kali menyamarkan niat mereka dengan perilaku yang sangat halus.
 
Dilansir dari Geediting pada Minggu (18/5), terdapat 7 perilaku halus yang menurut psikologi kerap ditunjukkan oleh pria yang terlihat bahagia di luar namun sebenarnya tidak setia.
 
Baca Juga: Menurut Para Ahli, Ada 8 Tanda Bahwa Hubungan Tidak Akan Berlangsung Lama: Apa Saja Contohnya?

1. Terlalu Menjaga Privasi Ponsel dan Akun Media Sosial

Lelaki yang memiliki sesuatu untuk disembunyikan sering kali akan bersikap sangat protektif terhadap ponsel dan akun digitalnya. Ia bisa saja:

Selalu membawa ponsel ke mana pun, bahkan ke kamar mandi.

Tidak nyaman jika pasangannya melihat layar ponselnya.

Mengaktifkan kata sandi ganda atau menghapus riwayat chat tertentu.

Meskipun menjaga privasi adalah hal normal, psikologi menyebut perilaku yang terlalu ekstrem dan tidak transparan dalam hal ini bisa menjadi sinyal ketidaksetiaan emosional atau fisik.

2. Tiba-tiba Sangat Memperhatikan Penampilan

Perubahan mendadak dalam cara berpakaian, gaya rambut, atau penggunaan parfum yang tidak biasa bisa jadi bukan hanya demi kepercayaan diri. 
 
Dalam banyak kasus, psikolog menyebut bahwa pria yang mulai tidak setia akan mencoba tampil lebih menarik di depan orang lain, khususnya orang yang menjadi objek perselingkuhannya.

Yang perlu dicermati adalah motif di balik perubahan tersebut: apakah karena ingin membuat pasangannya bangga, atau untuk menarik perhatian orang lain?

3. Menuduh Pasangan Selingkuh Tanpa Alasan

Salah satu mekanisme pertahanan psikologis adalah proyeksi, yakni menyalahkan orang lain atas hal yang sebenarnya kita lakukan. 
 
Pria yang tidak setia sering kali secara tidak sadar menuduh pasangannya selingkuh, padahal sebenarnya ia sendiri yang melakukannya.

Tuduhan yang tidak berdasar seperti:

"Kamu pasti ada pria lain, ya?"

"Kok kamu sering online tapi nggak bales chat aku?"

...bisa menjadi sinyal bahwa ia sedang menyembunyikan sesuatu dan mencoba mengalihkan fokus.

4. Memberikan Perhatian yang Berlebihan dan Tidak Wajar

Ironisnya, pria yang tidak setia kadang justru sangat romantis dan perhatian. 
 
Ia ingin menjaga citranya sebagai pasangan yang sempurna agar pasangannya tidak curiga. 
 
Bentuk perhatian ini bisa muncul dalam bentuk:

Memberi hadiah tiba-tiba tanpa alasan.

Terlalu sering memuji secara berlebihan.

Menyatakan cinta berkali-kali dalam sehari secara tidak biasa.

Menurut psikologi, ini bisa menjadi bentuk kompensasi emosional atas rasa bersalah atau sebagai strategi untuk tetap mendapatkan kepercayaan dari pasangannya.

5. Sering Menghindar Saat Ditanya tentang Masa Depan

Lelaki yang setia biasanya akan antusias membicarakan masa depan bersama pasangan, bahkan jika itu masih dalam jangka panjang. 
 
Sebaliknya, lelaki yang tidak setia cenderung menghindar atau tidak nyaman jika diajak bicara soal:

Pernikahan.

Rencana punya anak.

Investasi bersama.

Ketidakinginan untuk berkomitmen jangka panjang bisa menjadi tanda bahwa ia menjaga banyak kemungkinan lain di luar hubungan yang sekarang dijalani.

6. Sikap Emosional yang Naik Turun Tanpa Alasan Jelas

Pria yang menyembunyikan perselingkuhan sering kali mengalami tekanan emosional internal.
 
Perasaan bersalah, cemas ketahuan, atau konflik batin antara dua kehidupan membuatnya mudah berubah suasana hati. Perilaku seperti:

Marah tiba-tiba.

Tertawa lalu murung dalam waktu singkat.

Menyalahkan pasangan karena hal kecil.

...bisa jadi bentuk ekspresi dari kegelisahan bawah sadar akibat ketidaksetiaan.

7. Selalu Sibuk dan Banyak Alasan Tidak Bisa Bertemu

Pria yang sedang tidak setia biasanya harus membagi waktu antara dua atau lebih kehidupan emosional. 
 
Ini membuatnya kerap memberi alasan seperti:

"Aku lembur, nanti malam nggak bisa ketemu ya."

"Banyak urusan kerjaan, tolong ngerti ya."

"Aku lagi banyak tekanan, butuh waktu sendiri."

Padahal, dalam banyak kasus, alasan tersebut hanyalah kedok untuk menyembunyikan aktivitas di luar hubungan utama.

Kesimpulan

Tidak semua lelaki yang tampak bahagia adalah pasangan yang setia. 
 
Psikologi membantu kita memahami bahwa perilaku halus bisa menjadi petunjuk dari kondisi emosional dan niat yang tersembunyi. 
 
Jika Anda merasa ada yang tidak beres dalam hubungan meskipun pasangan terlihat penuh cinta di luar, percayalah pada intuisi Anda dan perhatikan tanda-tanda halus yang muncul.

Komunikasi terbuka, kejujuran, dan keberanian untuk mengonfrontasi kenyataan adalah kunci untuk memahami apakah hubungan Anda sehat atau hanya terlihat sehat dari luar. 
 
Karena dalam cinta, bahagia bukan sekadar apa yang ditampilkan di permukaan, tetapi seberapa dalam kepercayaan itu ditanam dan dijaga.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore