Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 00.11 WIB

Orang yang Membungkuk Saat Duduk Biasanya Mengalami 7 Pengalaman Masa Kecil Ini, Kata Psikologi

Orang yang Membungkuk Saat Duduk Biasanya Mengalami 7 Pengalaman Masa Kecil Ini, Kata Psikologi - Image

Orang yang Membungkuk Saat Duduk Biasanya Mengalami 7 Pengalaman Masa Kecil Ini, Kata Psikologi

JawaPos.com - Jika kamu memperhatikan seseorang yang membungkuk saat duduk, mungkin pikiran pertamamu adalah: “Ah, dia pasti capek.”

Tapi tunggu dulu. Menurut psikologi, postur tubuh seperti itu bisa menjadi cerminan dari luka emosional yang lebih dalam. Terutama jika kebiasaan itu bukan hanya sesekali, tapi hampir setiap kali mereka duduk.

Ada alasan mengapa pengalaman masa kecil sangat menentukan bentuk tubuh dan bahasa tubuh seseorang di usia dewasa. Bahkan, kadang tubuh bisa lebih jujur dari kata-kata.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (29/4) berikut ini adalah tujuh pengalaman yang sering kali membentuk kebiasaan membungkuk saat duduk, berdasarkan perspektif psikologi.

1. Terpapar Stres Sejak Dini

Banyak orang tumbuh dalam situasi yang tidak ideal—rumah yang penuh konflik, tuntutan yang tinggi, atau pengalaman traumatis. Anak-anak yang terus menerus berada dalam tekanan seperti itu cenderung menyimpan beban emosional hingga dewasa.

Menurut psikologi, beban ini tidak hanya menghantam mental mereka, tapi juga fisik. Membungkuk saat duduk bisa menjadi refleksi dari perasaan berat yang belum selesai diproses.

Postur mereka seperti menggambarkan "beban dunia" yang dipikul di punggung mereka sendiri. Ini bukan cuma soal postur yang buruk, tapi gambaran nyata dari pergolakan batin akibat pola asuh yang penuh tekanan.

2. Kurangnya Aktivitas Fisik

Anak-anak yang terlalu sering menghabiskan waktu dengan aktivitas pasif seperti nonton TV, main game, atau membaca sambil rebahan, jarang memiliki kekuatan otot yang cukup untuk menopang postur tubuh ideal.

Lama kelamaan, kebiasaan itu menjadi bagian dari identitas fisik mereka. Ketika tidak terbiasa bergerak, otot-otot yang berperan menjaga postur jadi lemah.

Akhirnya, membungkuk saat duduk jadi hal yang terasa “alami.” Pola pola asuh yang membiarkan anak terlalu lama diam tanpa dorongan untuk aktif bisa berkontribusi besar terhadap hal ini.

3. Harga Diri yang Rendah

Pernah melihat seseorang yang jalan atau duduk seolah ingin menghilang dari dunia? Bisa jadi itu cerminan dari harga diri rendah yang terbentuk sejak kecil.

Anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang tidak mendukung, penuh kritik, atau kurang apresiasi, cenderung tumbuh dengan perasaan tidak layak. Mereka membawa perasaan itu ke dalam tubuh mereka, secara tidak sadar mencoba "mengecilkan" diri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore