
Ilustrasi orang yang suka bernyanyi saat bosan.
JawaPos.com - Pernahkah di suatu momen sedang bosan, penat, dan kesepian, tiba-tiba memutar lagu di ponsel lalu bernyanyi? Hal ini cukup sering ditemukan hingga akhirnya menimbulkan rasa senang.
Mengutip dari laman Dokter Sehat pada Sabtu (25/04) Joy Anderson seorang terapis musik syaraf, mengatakan tidak diragukan lagi bahwa bernyanyi dalam kelompok dapat mengangkat dan memodulasi suasana hati dan emosi.
Sehingga daripada berselancar di media sosial ketika bosan, alangkah lebih baik bernyanyi dan ini tidak harus punya suara yang bagus, asalkan bisa mengeluarkan emosi atau perasaan dengan baik.
Seperti yang dilansir dari laman Parents from Heart pada Sabtu (25/04) orang yang suka bernyanyi dikala bosan, biasanya menunjukkan 7 ciri kepribadian ini :
1. Dorongan yang meningkat untuk kreativitas
Beberapa orang menyenandungkan lagu acak untuk membuat pikiran mereka tetap sibuk, tetapi ini dapat mengisyaratkan kecenderungan kreatif yang lebih luas. Kepala mereka mungkin berputar-putar dengan ide-ide imajinatif, sketsa proyek, atau kemungkinan setengah terbentuk.
Pencurahan musik spontan itu sering mencerminkan pikiran yang ingin membentuk kehidupan sehari-hari menjadi sesuatu yang lebih bersemangat. Ada hubungan yang kuat antara ekspresi diri dan pemikiran kreatif.
Psikolog mencatat bahwa aktivitas yang mengalir bebas, seperti menyanyi improvisasi, terkait dengan "pemikiran divergen", kemampuan untuk menghasilkan berbagai ide.
2. Kenyamanan dengan ekspresi diri, bahkan di bawah pengawasan
Orang yang bernyanyi di sekitar orang lain mengambil risiko terlihat aneh, tapi mereka tetap sering melakukannya. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak terobsesi dengan penilaian eksternal atau setidaknya, mereka menghargai kegembiraan bernyanyi lebih dari kritik potensial.
Ekspresi diri yang santai seperti itu sering diterjemahkan menjadi keterbukaan di bagian lain dari kehidupan, seperti berbagi cerita pribadi atau menyuarakan pendapat dengan bebas.
Merasa nyaman dengan ekspresi diri dapat berasal dari rasa aman batin. Mereka mungkin cukup percaya pada perspektif sendiri untuk membagikannya tanpa lapisan rasa tidak aman atau takut.
Secara psikologis, ini dapat berkorelasi dengan harga diri yang lebih tinggi atau kemauan untuk mempraktikkan kerentanan.
3. Akal dalam melawan kebosanan atau stres
Bernyanyi untuk diri sendiri dapat berfungsi sebagai obat instan untuk kebosanan, tetapi juga dapat menenangkan stres atau kecemasan. Beralih ke lagu pribadi mungkin menunjukkan bakat untuk menemukan metode koping yang sederhana dan dapat diakses.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
