
Ilustrasi Whip Pink. (Nadia Putri Rahmani/ANTARA)
JawaPos.com - Kasus penyalahgunaan gas nitrous oxide (N2O) atau yang populer disebut 'ngebalon' kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Bareskrim Polri bahkan menjemput paksa dua figur publik berinisial ZNM dan RV setelah keduanya mangkir dari pemeriksaan terkait kasus gas Whip Pink.
Nitrous oxide sendiri dikenal sebagai gas yang lazim digunakan untuk kebutuhan industri maupun medis tertentu. Namun belakangan, gas tersebut disalahgunakan dengan cara dihirup melalui balon demi mendapatkan efek euforia sesaat.
Fenomena ini ramai diperbincangkan setelah influencer ZNM viral di Instagram karena terlihat melakukan aktivitas 'ngebalon' dalam sebuah video yang beredar di media sosial.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengatakan pihaknya kini membidik para konsumen yang membeli dan menggunakan produk Whip Pink.
“Subdit 3 akan melakukan pemanggilan beberapa konsumen yang melakukan pembelian tabung Whip Pink, salah satunya adalah influencer platform Instagram. Yang bersangkutan membeli dan menggunakan produk gas N2O Merk Whip Pink dan sempat viral di jagat media sosial Instagram,” ujar Brigjen Pol Eko Hadi Santoso.
Kasus ini merupakan pengembangan dari penggerebekan pabrik produksi Whip Pink milik PT Suplaindo Sukses Sejahtera (SSS). Dari hasil penyelidikan, polisi menduga terdapat jaringan distribusi sekaligus penggunaan gas N2O yang cukup luas.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol. Zulkarnain Harahap, menyebut penyidik telah dua kali melayangkan surat panggilan kepada ZNM dan RV. Namun keduanya tidak hadir tanpa alasan yang dapat diterima penyidik.
“Dua kali dipanggil tidak datang dan Jumat, 29 Mei 2026, dikeluarkan surat perintah membawa untuk dihadapkan ke penyidik,” katanya.
Selain dua figur publik tersebut, polisi juga memanggil saksi lain yakni APG, AM, dan CD yang diduga turut menjadi konsumen produk Whip Pink.
Menurut Zulkarnain, AM menyatakan bersedia hadir memenuhi panggilan penyidik, sedangkan APG meminta pemeriksaan dilakukan setelah Lebaran Iduladha.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
