Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Mei 2024 | 18.45 WIB

5 Jenis Gangguan Kepribadian Rasa Cemas Berlebihan yang Berpotensi Mengancam Kesehatan Mental dan Fisik

Ilustrasi – Seseorang yang terkena gangguan kecemasan cenderung merasa murung. (Pexels/Alex Green)

JawaPos.com - Kesehatan mental adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan yang sering kali terabaikan dan disepelekan, meskipun dampaknya sangat besar terhadap kualitas hidup seseorang. Salah satu masalah yang sering muncul dan dapat mengganggu keseimbangan mental adalah gangguan kepribadian yang disertai rasa cemas berlebihan.

Gangguan kepribadian berupa rasa cemas berlebihan ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat menimbulkan dampak serius pada kesehatan fisik dan emosional seseorang.

Perlu diingat bahwa pada dasarnya wajar jika seseorang mengalami rasa cemas saat menjalani kehidupan sehari-hari. Namun, jika sudah mengalami rasa cemas berlebihan yang mulai susah untuk diatasi oleh diri sendiri, hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa anda memerlukan bantuan profesional.

Dilansir dari kanal YouTube Therapy In Nutshell, pada Selasa (21/5), Emma McAdam selaku therapist berlisensi dalam bidang pernikahan dan keluarga, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara mengalami kecemasan vs memiliki gangguan kecemasan. Sebagian besar orang mungkin akan menebak bahwa hal pertama yang mendasari perbedaan ini adalah tingkat keparahan dari rasa cemas. Namun, nyatanya bukan tingkat kecemasannya, melainkan hal-hal berikut ini :

  1. Respon Anda Terhadap Kecemasan Mengganggu Fungsi Anda, ini berarti dengan Anda menghindari rasa cemas, malah justru akan menghentikan Anda menjalani kehidupan yang ingin Anda wujudkan.
  2. Kecemasan Menyebabkan Tekanan yang Signifikan Secara Klinis, perasaan, sensasi, dan pikiran yang berkaitan dengan kecemasan tampak tidak dapat diatasi bagi Anda.

Jadi, ketika kita memahami gangguan kecemasan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan penghindaran dan kurangnya keterampilan dalam menghadapi perasaan kita, pemahaman ini membuka pintu untuk melihat bahwa gangguan kecemasan tersebut bukanlah hal yang permanen, melainkan bisa diobati.

Selanjutnya, dilansir dari kanal YouTube Kata Dokter, pada Selasa (21/5), dr. Lahargo Kembaren, Sp.Kj menjelaskan bahwa gangguan kecemasan atau anxiety adalah sebuah gangguan jiwa yang ditandai dengan munculnya rasa khawatir, cemas, overthinking yang berlebihan terhadap suatu hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Orang yang mengalami gangguan kecemasan ini disertai dengan nyeri kepala, asam lambung yang meningkat (Gerd), mual-muntah, jantung berdebar-debar, nafas terasa pendek atau tidak lega, dan otot-otot terasa tegang sehingga menyebabkan gelisah. Sehingga hal-hal tersebut dapat mengganggu performance dalam kehidupan sehari-hari.

Dr. Lahargo menjelaskan, bahwa terdapat 5  jenis gangguan kecemasan atau anxiety antara lain sebagai berikut :

  1. Panic Disorder

Gangguan panik atau Panic Disorder ditandai dengan serangan panik, yang merupakan tipe gangguan cemas dengan intensitasnya paling berat. Ketika seseorang mengalami gangguan panik, mereka merasa seperti akan mati, seperti terkena serangan jantung, tercekik, nafasnya terasa pendek, dan hampir putus. Hal tersebut membuat mereka harus segera datang ke fasilitas kesehatan seperti IGD, dokter, atau rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya karena kekhawatiran yang sangat besar.

Biasanya, saat berada di rumah sakit, dilakukan pemeriksaan dan penanganan seperti pemberian oksigen atau infus. Dalam waktu sekitar 30-45 menit, gejala gangguan cemas akan berangsur-angsur berkurang dan hilang. Inilah ciri dari gangguan panik atau Panic Attack, yang berlangsung secara episodik dan setelah itu penderita akan kembali seperti biasa.

  1. Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Gangguan cemas menyeluruh atau Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah gangguan cemas yang tidak seberat gangguan panik, tetapi berlangsung lebih lama dalam jangka waktu bisa dari pagi hingga malam. Penderita GAD selalu merasa cemas, khawatir, dan gelisah tentang kehidupan sehari-hari, seperti masalah pekerjaan, keluarga, anak, pasangan suami-istri, dan berbagai masalah lainnya. 

Pikiran mereka cenderung berlebihan atau dikenal dengan istilah overthinking atau negatif thinking. Hal ini menimbulkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga penderita tidak bisa menikmati hidup dengan baik karena kesehariannya dipenuhi dengan rasa cemas dan khawatir. 

  1. Fobia

Gangguan fobia adalah gangguan di mana seseorang merasa cemas terhadap objek atau situasi tertentu. Ada tiga jenis gangguan fobia:

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore