Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Agustus 2023 | 16.40 WIB

Mahasiswa UI yang Tewas Dibunuh Dituding Memiliki Disorientasi Seksual, Keluarga: Gue Tegasin Zidan Bukan Gay!

Muhammad Naufal Zidan (MNZ) mahasiswa UI yang dibunuh oleh seniornya, Altafasalya Ardnika Basya.

 

JawaPos.com – Akun sosial media Muhammad Naufal Zidan, mahasiswa UI yang tewas dibunuh senior pad Rabu (2/8) lalu, terus dipenuhi komentar belasungkawa baik dari rekan korban maupun warganet.

Namun dari hal tersebut, ada saja komentar miring warganet yang ditujukan kepada korban. Muncul asumsi jika motif pembunuhan disinyalir karena permasalahan orientasi seksual.

“Emang bener dia homo ya?,” tulis @rafamr1801 pada akun instagram Zidan, Sabtu (5/8).

Komentar lain juga terlihat di akun TikTok @Library, yang mengatakan jika motif pembunuhan bukan hanya dilatar belakangi soal rasa iri pelaku terhadap korban.

“Aku yakin ga cuman rasa iri sih kayaknya, ada bau-bau pelangi (lgbt) di matamu,” tulis komentar @gugulu666, Minggu (6/8).

Sontak dari komentar itu pun menuai banyak reaksi warganet. Mereka mengecam jika hal itu merupakan tuduhan tanpa bukti. Sehingga dari keluarga Zidan angkat suara dan juga menepis tudangan itu.

“Gue tegasin kalo ZIDAN BUKAN seorang gay!,” tulis unggahan pada story Instagram @muchtar_ri, dikutip JawaPos.com Senin (7/8).

Klarifikasi tersebut diunggah oleh akun milik sepupu Zidan, yang menyatakan jika korban maupun pelaku bukan seperti asumsi miring warganet yang sempat beredar.

“AAB menurut informasi yang gue dapat dari bokap pada saat olah TKP, dia juga BUKAN seorang gay karena dia udah punya pacar,” imbuhnya.

Muchtar memberikan informasi tersebut berdasarkan kesaksiannya sendiri. Lantaran pada saat terakhir bertemu dengan Zidan, dia menanyakan bagaimana caranya mendapatkan pasangan (pacar). Terlebih Zidan kedapatan meng-uninstall suatu aplikasi kencan karena dianggap tidak se-frekuensi.

“Aku di sini cuma mencoba untuk meluruskan isu-isu yang beredar, karena informasi ini aku dapetin secara langsung dari Zidan pada saat kita ketemu pada 31 mei 2023,” ucap Muchtar saat dikonfirmasi JawaPos.com melalui DM Instagram, Minggu (6/8).

Di lain pihak, dari hasil penyidikan Polresta Depok, sebelumnya AAB terbukti membawa barang milik korban, seperti laptop Macbook, dompet, serta ponsel Iphone. Dari hal tersebut diketahui jika motif pelaku membunuh Zidan lantaran mengalami beberapa masalah keaungan, mulai dari terjerat pinjaman online (pinjol), sebesar Rp 15 juta, kerugian investasi crypto Rp 80 juta, dan tunggakan uang sewa kos.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore