
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memberikan keterangan usai menggelar Rapat Koordinasi tertutup di Gedung Utama, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/11/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid merespons adanya pengaduan persoalan tanah yang berulang. Kondisi itu dinilai mengindikasikan adanya ketidakpuasan. Karena itu pelayanan pengaduan tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) diimbau menggunakan hati.
Nusron menekankan kepada seluruh jajarannya agar melayani pengaduan masyarakat dengan sepenuh hati. Hal ini disampaikan saat memberikan pengarahan ke jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Selatan beserta jajaran secara daring, Senin (6/1).
“Seperti halnya masalah pengaduan. Semua pengaduan mohon ditangani dengan hati. Semua pengaduan juga harus dilayani dengan baik dan dijawab dengan cara yang memuaskan. Jangan semua pengaduan dijawab dengan cara yang asal-asalan dengan standar birokrasi. Pengaduan harus dijawab kalau perlu didatangi rumahnya,” cetusnya.
