
Tami Julian (kanan) bersama keluarganya.
JawaPos.com - Nama Tami Julian masuk dalam salah satu daftar penumpang yang terdapat di manifes pesawat Lion Air JT 610. Kabar pesawat yang pada Senin (29/10) itu membuat orang tuanya di Kota Bengkulu, sangat sedih.
Seakan seperti sebuah mimpi yang sulit untuk diterima. Pasalnya, Tami Julian baru saja berjumpa kakaknya yang pertama, Ferdian Putra, di Jakarta pada Minggu (28/10). Mereka bertemu pada saat peringatan Hari Sumpah Pemuda.
"Tami kemarin (Minggu, red) sempat bertemu kakaknya yang tua di Jakarta untuk ikut gerak jalan memperingati Sumpah Pemuda di Stadion GBK (Gelora Bung Karno),” ungkap Iryun, sang ayah ketika ditemui Bengkulu Eksrpes (Jawa Pos Group) di kediamannya di RT 3 RW 1 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.
Lebih jauh Iryun mengungkap, beberapa hari sebelum kejadian dia dihinggapi perasaan tidak enak, tapi bukan firasat buruk atau mimpi. ”Memang ada perasaan tidak enak tapi bukan terkait Tami. Ya saya pikir perasaan seperti ini biasa saja, tapi tiba-tiba dapat kabar seperti ini (kecelakaan pesawat, red). Saya baru tahu, ternyata ini perasaan tidak enak saya itu,” ungkapnya.
Diketahui, Tami adalah bungsu dari tiga bersaudara. Selama ini dia bekerja di Pangkal Pinang, sebagai Sale and Outlet Operation Iner PT Telkomsel. Di mata keluarga, Tami dikenal sebagai sosok yang memiliki hobi traveling dan berkeliling daerah dengan teman-temannya. Perjalanan selama ini baik-baik saja.
Alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Andalas (Unand) angkatan 2011 itu rencananya hendak pulang ke Bengkulu menemui orang tuanya. Sebab Tami yang bekerja di Pangkal Pinang sudah beberapa tahun tak pulang.
"Rencananya baru akan kembali beberapa hari ke depan, setelah pulang ke Pangkal Pinang dulu. Namun, Tuhan berkata lain, Tami duluan menghadap Sang Pencipta dibanding menemui kami,” ucapnya.
Atas kejadian ini, Iryun berharap ada kabar resmi dari Lion Air. ”Jika meninggal dunia, saya berharap jasadnya bisa segera ditemukan dan dimakamkan,” imbuh pria asal Jorong Aia Randah, Nagari Gaduik, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar itu sebagaimana yang dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group) itu.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
