Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Mei 2026 | 03.33 WIB

Kronologi Lengkap! Anak Durhaka di Pamulang Tangsel Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas Pakai Setrika

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra dan jajaran menunjukkan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh ibu kandungnya. (Istimewa) - Image

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra dan jajaran menunjukkan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh ibu kandungnya. (Istimewa)

JawaPos.com - Aksi keji seorang anak kandung berinisial I, 36, menggemparkan warga Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Hanya karena alasan yang belum memedulikan akal sehat, pemuda ini tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, K, 64, hingga meninggal dunia.

Kasus anak durhaka ini dibongkar oleh Polsek Pamulang bersama Polres Tangerang Selatan setelah menemukan sejumlah kejanggalan pada jasad korban.

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Peristiwa tragis ini mulai terendus pada Selasa (19/5) sekitar pukul 09.30 WIB. Pihak kepolisian mendapatkan laporan mengenai adanya seorang lansia yang meninggal dunia di dalam rumahnya dengan kondisi yang tidak wajar.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra menjelaskan, setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Berdasarkan hasil olah TKP awal bersama Tim Inafis serta keterangan para saksi di sekitar lokasi kejadian, diketahui bahwa korban sehari-hari tinggal serumah hanya bersama anak kandungnya sendiri, yaitu sdr. I. Saat petugas melakukan pemeriksaan di TKP, ditemukan adanya luka-luka pada tubuh korban yang diduga kuat akibat penganiayaan," ujar Kapolsek Galuh dikutip Senin (25/5).

Sempat Mengelak dan Alibi Palsu Pelaku

Awalnya, pelaku I mencoba bersandiwara di hadapan polisi. Ia tidak mengakui perbuatannya dan berusaha mencari alibi untuk menutupi aksi brutalnya. Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Kebohongan pelaku I langsung patah oleh bukti-bukti di lapangan.

Setelah diinterogasi secara mendalam oleh pihak penyidik, pelaku akhirnya tidak bisa berkutik. Ia pun mengakui semua perbuatan kejinya yang telah menghabisi nyawa wanita yang melahirkannya tersebut.

Korban Dianiaya Secara Brutal Menggunakan Setrika

Aksi penganiayaan berat ini terjadi saat korban sedang tertidur pulas di kamarnya. Tanpa rasa iba, pelaku menarik kaki ibunya hingga terbangun, lalu melayangkan pukulan bertubi-tubi dengan tangan kosong ke arah kepala dan tubuh korban.

Tak sampai di situ, saat korban terjatuh dari tempat tidur, pelaku justru menendang dan menginjak dada ibunya. Puncaknya, pelaku mengambil sebuah setrika pakaian dan menghantamkannya ke kepala serta tubuh korban berulang kali, hingga kritis dan akhirnya meninggal dunia.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore