Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2025, 05.30 WIB

Tak Perlu Izin ke Ormas Pemuda Pancasila untuk Beraktivitas di Taman literasi Blok M, Ini Kata Pengelola  

Tangkapan layar seorang pria yang diduga berasal dari ormas melarang orang untuk membuat konten tanpa izin ke Pemuda Pancasila. (@jakartaselatan24jam) - Image

Tangkapan layar seorang pria yang diduga berasal dari ormas melarang orang untuk membuat konten tanpa izin ke Pemuda Pancasila. (@jakartaselatan24jam)

JawaPos.com – Pengelola Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M buka suara terkait beredarnya video viral pelarangan pembuatan konten di wilayahnya.

VP Corporate Secretary, Legal & Strategy PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ) Teuku Firmansyah menegaskan, perizinan bukan dilakukan kepada ormas Pemuda Pancasila seperti video viral yang beredar.

"Dalam pengelolaan operasional Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, PT ITJ tidak terafiliasi dengan lembaga maupun organisasi manapun," ujar Teuku Firmansyah, Minggu (12/1).

Firmansyah menjelaskan, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu merupakan ruang publik yang berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Taman ini dikelola oleh PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ).

Ia pun meminta agar pengunjung melapor jika mengalami atau mendapatkan informasi mengenai adanya pihak tertentu yang mengatasnamakan pengelola Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, ketika melakukan kegiatan atau aktivitas di sekitar area taman.

Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal resmi PT ITJ, yaitu:

  • Email corsec@itj-mrtjakarta.co.id
  • ⁠Secara langsung pada sekuriti dengan tanda pengenal yang berada di area maupun di kantor operasional Taman Literasi.

"Kami ucapkan terima kasih atas atensi dan dukungan dari seluruh masyarakat terhadap Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dalam menjaga kenyamanan dan keamanan ruang publik," terangnya.

Sebelumnya, seorang konten kreator yang sedang membuat video pada Rabu (8/1) dihampiri oleh seseorang yang diduga anggota organisasi masyarakat (ormas). Orang itu mempertanyakan izin pembuatan konten di area tersebut.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @jakartaselatan24jam itu memperlihatkan seorang pria menggunakan papan berbentuk tumbler sedang membuat konten.

Namun, tiba-tiba seorang pemuda berpakaian hitam dan bertopi merah datang menghampirinya. Pemuda itu langsung menanyakan soal izin.

"Izin sama siapa?" tanya pria tersebut.

"Emang harus ada izin ya, bukannya (ini tempat) umum?" jawab wanita dalam video.

"Iyalah. Kalau mbak nggak mau ada yang ngurusin, (pergi) sana atau di tengah jalan, nggak ada yang ngurus," balas pria dari ormas tersebut.

Pria itu kemudian menyebut bahwa pengurusan izin di area seperti Taman Literasi Blok M berada di bawah Ormas Pemuda Pancasila. "Kalau kaya taman, M blok, ada (yang mengurus izin) anak Pemuda Pancasila," balas pria tersebut.

Video tersebut memicu berbagai reaksi dari netizen yang menyayangkan kejadian ini. Beberapa komentar menyoroti penguasaan fasilitas umum oleh pihak tertentu.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore