JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau banjir rob di kawasan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/11/2024).
Adapun banjir rob ini terjadi sejak Jumat (15/11) lalu pukul 09.00 WIB dan kembali surut pada 12.00 WIB, namun kembali menggenangi area di hari berikutnya pada waktu yang sama.
Dalam tinjauannya tersebut, Pj Teguh turut memberikan bantuan bahan pokok bagi warga terdampak banjir rob. Ia meminta agar bantuan yang disalurkan tidak disangkut pautkan secara politis.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya diisukan Pemprov DKI Jakarta akan mengguyur masyarakat dengan bansos untuk memenangkan salah satu paslon dalam Pilkada DKI Jakarta.
Isu itu mencuat usai Pj Teguh merombak 305 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Namun, disaat itu, Pemprov DKI Jakarta langsung membantah tudingan tersebut.
"Namun demikian kami juga berharap kondisi seperti ini bantuan sosial malah disalahartikan lagi. Nanti tolong betul-betul dicermati, bahwa tidak ada sedikit pun yang mengarah ke politis," ujar Pj Teguh, Senin (18/11/2024).
Ia pun menerangkan, masalah utama banjir di Muara Angke ialah belum rampungnya pembangunan tanggul pantai sepanjang 4 kilometer di sana. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian tanggul.
"Dan ini kita sedang mengusahakan bagaimana caranya untuk tahun 2025 ada percepatan terkait pembangunan pantai di sekitar Muara Angke ini," katanya.
Di sisi lain, Pj Teguh juga meminta kepada para jajaran agar mengupayakan banjir dapat surut dalam waktu singkat.
"Kami juga terus berkoordinasi dalam menangani permasalahan ini bersama-sama. Baik itu lintas OPD, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Dinas Sosial, BPBD, dan Wali Kota Jakarta Utara," ucapnya.
Diketahui, terdapat lima RT mengalami banjir akibat rob yang terjadi pada Minggu (18/11/2024). Dengan rincian, 3 RT di kelurahan Pluit dengan ketinggian hingga 48 centimeter. Sedangkan, dua RT yang mengalami banjir terjadi di kelurahan Marunda dengan ketinggian 10 centimeter. Banjir di sana terjadi lantaran terjadinya fenomena rob.
Selain itu, juga terdapat tiga ruas jalan yang ikut terendam, yaitu Jl. RE Martadinata (Depan JIS) Kelurahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan ketinggian 20 cm. Lalu, Jl. Hiu Pelabuhan Muara Baru, Kel. Penjaringan, Jakarta Utara dengan ketinggian 15 cm. Dan terakhir terjadi di Jl. Cumi Pelabuhan Muara Baru, Kel. Penjaringan, Jakarta Utara dengan ketinggian 10 cm.