Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 22.14 WIB

Tilawah Al Quran Bahasa Isyarat Akan Dilombakan Dengan Status Eksebisi di MTQ Nasional Ke-31

Umat muslim bertadarus kitab suci al quran di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Umat muslim bertadarus kitab suci al quran di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 JawaPos.com – Kota Semarang akan menjadi lokasi perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31. MTQ Nasional rencananya akan berlangsung pada 11-20 September mendatang.

Seperti diberitakan Antara pada Selasa (1/9), Direktur Penerangan Agama Islam Muchlis M. Hanafi berkata akan kategori lomba baru di MTQ Nasional tahun ini. Kategori baru itu menjadi bagian dari upaya MTQ mewadahi para disabilitas.

“Pada MTQ Nasional ke-31, kita akan menggelar eksibisi untuk cabang lomba baru. Yaitu Lomba Tilawah Al Quran Bahasa Isyarat,” kata Muchlis dikutip dari Antara.

Tilawah Al Quran Bahasa Isyarat sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan partisipasi penyandang disabilitas dalam kegiatan keagamaan. Sehingga ke depannya, penyandang disabilitas akan lebih memiliki panggung untuk mengaktulisasikan potensinya.

Eksibisi tersebut akan diikuti 24 peserta yang berasal dari 14 komunitas dari delapan provinsi. Muchlis menjelaskan kegiatan tersebut menjadi momentum pertama kalinya tilawah menggunakan Mushaf Al Quran Isyarat diperlombakan dalam ajang MTQ Nasional. Menurutnya, penyelenggaraan eksibisi itu merupakan tindak lanjut setelah Mushaf Al Quran Isyarat ditetapkan oleh Menteri Agama pada 2022 lalu.

"Setelah ditetapkan Mushaf Al Quran Isyarat oleh Menteri Agama, mushaf ini sudah tersosialisasi dengan baik. Setelah empat tahun, kita akan ikutkan dalam event musabaqah tilawatil Quran tingkat nasional," ujar Muchlis.

Muchlis mengatakan untuk penyelenggaraan perdana pada MTQ Nasional 2026, Tilawah Al Quran Bahasa Isyarat masih berstatus sebagai eksibisi dan belum ditetapkan sebagai cabang lomba resmi. Dia berharap pelaksanaan eksibisi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan cabang lomba Tilawah Al Quran Bahasa Isyarat sehingga ke depan dapat menjadi bagian dari cabang lomba resmi MTQ.

Muchlis juga menyebutkan bahwa format lomba serupa belum pernah diselenggarakan di negara manapun. “Belum ada yang lain. Jadi Indonesia menjadi negara pertama yang melombakan kategori itu,” kata Muchlis.

Kementerian Agama mengumumkan sebanyak 2.242 peserta akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 di Semarang. Detailnya, 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore