Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Februari 2026, 21.50 WIB

9 Cara Menghemat Energi Selama Puasa Ramadhan

Ilustrasi puasa Ramadhan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui (freepik) - Image

Ilustrasi puasa Ramadhan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui (freepik)

JawaPos.com - Puasa Ramadhan yang akan tiba dalam 15 hari ke depan menuntut tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan dan tidur. Jika dua hal tersebut tidak diatur dengan baik, tubuh bisa cepat lemas dan aktivitas bisa terganggu.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara menghemat energi selama puasa Ramadhan supaya tetap sehat, tidak terlalu lapar atau haus, dapat fokus, dan produktif sampai waktu berbuka tiba.

Menghemat energi selama puasa Ramadhan bukan berarti mengurangi produktivitas. Dengan pengaturan pola makan, tidur, aktivitas, dan pengelolaan emosi yang tepat, tubuh akan tetap bertenaga hingga waktu berbuka puasa.

Ada 9 cara yang dapat dilakukan secara konsisten supaya ibadah puasa Ramadhan 2026 nanti dapat berjalan lebih nyaman, sehat, dan optimal.

Berikut 9 cara menghemat energi yang bisa diterapkan selama puasa Ramadhan.

1. Jangan Melewatkan Sahur

Sahur adalah sumber energi penting selama berpuasa di bulan Ramadhan. Melewatkan sahur dapat membuat tubuh kekurangan glukosa lebih cepat, sehingga mengakibatkan tubuh jadi mudah lemas dan mudah mengantuk.

2. Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum, dan ubi, membantu menjaga kestabilan gula darah. Bersantap sahur dengan menu yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat, penting dilakukan supaya energi dilepaskan secara bertahap.

Berbeda dengan karbohidrat sederhana, karbohidrat kompleks akan membuat tubuh kenyang dalam waktu lebih lama dan menghemat energi sepanjang hari selama menjalankan puasa Ramadhan.

3. Perbanyak Asupan Protein

Protein berperan penting dalam menjaga massa otot, stamina, dan ketahanan fisik. Mengonsumsi telur, ikan, ayam, tahu, atau tempe saat sahur dan berbuka akan dapat membantu tubuh tidak cepat lelah serta mendukung proses pemulihan energi setelah berpuasa.

4. Cukupi Kebutuhan Cairan

Dehidrasi adalah penyebab utama tubuh cepat kehilangan energi saat puasa. Terapkan pola minum 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam hari, dan 2 gelas saat sahur) untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah kelelahan.

5. Kurangi Aktivitas Fisik Berat Pada Siang Hari

Menghemat energi selama puasa Ramadhan bisa dilakukan dengan menyesuaikan aktivitas. Hindari olahraga berat atau pekerjaan fisik berlebih pada siang hari. Jika ingin berolahraga, sebaiknya dilakukan menjelang berbuka dengan intensitas ringan. Namun, akan lebih baik apabila olahraga dilakukan setelah shalat Tarawih supaya tidak mengganggu ibadah puasa.

6. Atur Pola Tidur dengan Baik

Kurang tidur membuat tubuh lebih cepat lelah dan sulit untuk berkonsentrasi. Usahakan tidur lebih awal pada malam hari. Selain itu, jika ada kesempatan, dapat manfaatkan waktu beristirahat singkat pada siang hari di bulan Ramadhan.

7. Hindari Makanan Terlalu Manis dan Berminyak

Makanan tinggi gula dan lemak dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat lalu akan mengakibatkan tubuh merasa lemas. Sebaiknya, batasi gorengan dan minuman manis berlebih pada saat berbuka supaya energi tetap stabil hingga malam hari.

8. Kelola Emosi dan Stres

Stres dan emosional ternyata dapat menguras energi lebih cepat. Selama puasa Ramadhan, perbanyak aktivitas positif seperti membaca Alquran, berdzikir, atau melakukan hobi ringan agar energi dan mental tetap terjaga.

9. Manfaatkan Waktu Pagi untuk Melakukan Aktivitas Penting

Kondisi tubuh biasanya masih segar setelah bersantap sahur. Sebaiknya, manfaatkan waktu pada pagi hari untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Dengan demikian, energi dapat digunakan lebih efisien sepanjang hari.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore