Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 12.45 WIB

Banyak yang Belum Tahu, Kalimat Tarji' Bukan Hanya untuk Orang Meninggal, Bisa Digunakan dalam Sejumlah Hal

Ilustrasi sebuah lentera Islami dengan masjid di latar belakang. - Image

Ilustrasi sebuah lentera Islami dengan masjid di latar belakang.

JawaPos.com - Kalimat tarji' atau istirja' seringkali digunakan ketika ada orang yang meninggal dunia. Mengabarkan kabar duka, biasanya tulisan diawali dengan kalimat tarji' yaitu innalillahi wainnailaihi raji'un.

Penggunaan kalimat tarji' sebenarnya bukan hanya untuk kabar duka terkait kematian. Kalimat tersebut juga dianjurkan dibaca untuk sejumlah hal lain pada saat mendapat musibah.

Kalimat tersebut bahkan dianjurkan digunakan untuk kejadian sepele atau mungkin terlihat remeh temeh. Misalnya, saat sedang berjalan tiba-tiba sandal putus. Kita sunnah mengucapkan innalillahi wainnailaihi raji'un.

Dilansir dari NU Online, Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar mengungkapkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Dalam hadist tersebut dinyatakan bahwa kita dianjurkan untuk mengucapkan kalimat istirja’ ketika sedang mengalami kejadian tak menyenangkan meskipun terkesan sepele. Berikut riwayatnya:

 وروينا في كتاب ابن السني [رقم: ٣٥٤]، عن أبي هريرة رضي الله عنه، قال: قال رسول الله ﷺ: «لِيَسْتَرْجِعْ أحَدُكُمْ فِي كُلِّ شَيْءٍ حتَّى فِي شِسْعِ نَعْلِهِ، فإنَّها مِنَ المَصَائِبِ».

Artinya: Kami meriwayatkan dari kitabnya Ibnu Sunni, dari Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Hendaklah salah seorang dari kalian mengucapkan kalimat istirja’ (Innalillahi wainnailaihi raji'un) ketika mendapati sesuatu (musibah), bahkan hanya sekadar tali sandal yang terputus. Sebab, hal itu juga termasuk dari beberapa musibah.”

Kalimat istirja' tentunya dianjurkan untuk diucapkan ketika mendapati musibah atau ujian lain dalam hidup. Misalnya kehilangan motor, kebakaran rumah, motor mogok di jalan, gagal CPNS, dan lain-lain.

Dengan membaca innalillahi wainnailaihi raji'un, kita hendak menyadarkan diri sendiri bahwa halikat pemilik segala harta beda dan semua yang ada di dunia adalah Allah SWT.

Mengucapkan innalillahi wainnailaihi raji'un akan mendatangkan pahala dan ampunan dari Allah atas dosa-dosa yang telah kita perbuat.

Mengembalikan kepada Tuhan merupakan solusi terbaik karena Dia hakikat pemilik dunia dan seisinya. Selain itu, membaca kalimat tarji' juga supaya kita tidak terlalu bersedih hati apalagi berputus asa ketika mengalami musibah.

Selain itu, kejadian tak menyenangkan yang kita alami dalam hidup justru memiliki tujuan tertentu. Misalnya untuk menguji kesabaran, meningkatkan keimanan, atau membersihkan dosa.

Bencana yang terjadi juga mempunyai beberapa hikmah. Salah satunya adalah untuk menambah pahala orang yang sedang terkena musibah.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore