Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 20.35 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tiongkok Tewaskan 903 Orang, Lebih dari 3.000 Korban Masih Dinyatakan Hilang

Banjir bandang Nepal-Tiongkok tewaskan 903 orang dan ribuan orang masih hilang (Al-Jazeera) - Image

Banjir bandang Nepal-Tiongkok tewaskan 903 orang dan ribuan orang masih hilang (Al-Jazeera)

JawaPos.com – Banjir dahsyat yang dipicu runtuhnya gletser di kawasan Himalaya dekat perbatasan Nepal dan Tiongkok menewaskan sedikitnya 903 orang, sementara lebih dari 3.000 lainnya masih dilaporkan hilang.

Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Selasa (1/9), Bencana tersebut memicu banjir bandang dan tanah longsor yang menghancurkan sejumlah desa serta permukiman di sepanjang sistem Sungai Trishuli dan Bhotekoshi.

Operasi pencarian sempat dihentikan akibat kekhawatiran banjir susulan dari danau yang terbentuk karena tumpukan puing, sebelum akhirnya dilanjutkan setelah kondisi dinilai lebih terkendali.

Di Nepal, sekitar 933 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air dilaporkan hilang di 11 lokasi yang tersebar di distrik Rasuwa dan Nuwakot.

Pemerintah Nepal telah mengerahkan sekitar 19.000 personel keamanan dan 16 helikopter untuk mempercepat operasi pencarian, termasuk menyelamatkan pekerja yang terjebak di terowongan dan kawasan terdampak.

Namun, cuaca buruk, medan pegunungan, jalan yang rusak, serta terowongan yang dipenuhi lumpur menjadi kendala besar dalam upaya penyelamatan.

Diketahui sebanyak 2.498 orang masih dinyatakan hilang di Nepal, termasuk ratusan warga negara asing, sementara pihak berwenang di wilayah Tibet, Tiongkok, juga melaporkan ratusan orang belum ditemukan.

Tim penyelamat menghadapi kesulitan dalam mengidentifikasi korban karena banyak jenazah ditemukan jauh dari lokasi bencana dan fasilitas penyimpanan jenazah mulai mengalami keterbatasan kapasitas.

Nepal dan Tiongkok kini bekerja sama melakukan pencarian serta identifikasi korban dengan memanfaatkan satelit, radar, drone, anjing pelacak, dan peralatan pendeteksi kehidupan.

Kerugian akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai lebih dari USD 4 miliar atau sekitar Rp66,8 triliun, berdasarkan perkiraan otoritas Nepal.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore