Nvidia Gandeng Poolside dalam Kesepakatan USD 6 Miliar untuk Bangun Model AI Open-Weight/ Foto: (Silicon Republic)
JawaPos.com — Nvidia memperluas pertarungannya di industri kecerdasan buatan dari cip ke model AI. Perusahaan yang dipimpin Jensen Huang itu dilaporkan akan memanfaatkan kesepakatan lisensi senilai USD 6 miliar atau sekitar Rp106,32 triliun (kurs Rp17.720 per dolar AS), dengan startup Poolside untuk mengembangkan model AI berbobot terbuka (open-weight) yang dapat menandingi DeepSeek dan Moonshot dari Tiongkok.
Dilansir dari Silicon Republic, Selasa (25/8/2026), model open-weight memungkinkan bobot terlatih dijalankan dan disesuaikan sendiri, sehingga pengembang dapat mengurangi biaya dan menyesuaikan model dengan kebutuhan mereka. Bagi Nvidia, langkah ini memperluas posisi perusahaan dari pemasok infrastruktur menjadi pengembang teknologi AI.
Laporan The Wall Street Journal menyebut Nvidia berencana menggunakan kesepakatan USD 6 miliar tersebut untuk membangun salah satu model open-weight paling kuat di dunia. Komitmen Nvidia kepada Poolside mencapai USD 7 miliar, termasuk investasi ekuitas USD 1 miliar pada valuasi prauang USD 12 miliar. Valuasi Poolside itu melonjak empat kali lipat dari USD 3 miliar pada 2025.
Didirikan pada 2023, Poolside mengembangkan seri model Laguna yang cukup kecil untuk dijalankan pada satu GPU Nvidia DGX. Sebanyak 109 karyawan Poolside dilaporkan akan bergabung dengan Nvidia untuk mengerjakan Nemotron, proyek perusahaan yang berfokus pada model open-weight. Namun, transaksi tersebut bukan akuisisi penuh karena lisensinya bersifat non-eksklusif dan pimpinan Poolside tetap menjalankan proyek sendiri.
Secara strategis, keputusan ini berpotensi membuat Nvidia berhadapan dengan perusahaan AI Amerika yang selama ini didukungnya, termasuk OpenAI dan Anthropic. Keduanya banyak mengembangkan model tertutup dengan kebutuhan komputasi besar. Sebaliknya, model open-weight menawarkan biaya operasional lebih rendah dan ruang kustomisasi lebih luas bagi perusahaan, pengembang, universitas, serta lembaga publik.
Persaingan semakin relevan karena Tiongkok memiliki posisi kuat dalam distribusi model terbuka. Data Hugging Face yang dikutip Silicon Republic menunjukkan Qwen milik Alibaba dan model terkait telah mencatat lebih dari 3 miliar unduhan dalam enam bulan. Angka tersebut jauh melampaui model Google, OpenAI, Meta, dan pesaing lain, menunjukkan pentingnya distribusi dalam persaingan AI.
Huang sendiri telah menempatkan keterbukaan model sebagai bagian dari strategi kepemimpinan Amerika Serikat. Dalam surat yang diterbitkan pada Juli, dia menulis, “Kepemimpinan AI kita akan dinilai bukan dari satu model AI terdepan, melainkan dari apakah Amerika Serikat membangun ekosistem yang kuat dan terbuka yang menyebar ke setiap sektor.”
Lebih jauh, Huang mengatakan, “Model berbobot terbuka memperluas akses ke ekonomi AI. Perusahaan rintisan, bisnis mapan, universitas, dan lembaga publik dapat membangun di atas model canggih tanpa harus melatihnya dari awal atau membayar harga model terdepan untuk setiap tugas.” Dia juga memperingatkan, “Mengandalkan hanya model tertutup pada dasarnya tidak aman; model tersebut dapat dibobol, disalahgunakan, atau gagal dengan cara yang tidak dapat dideteksi pihak luar.”
Bagi Nvidia, Poolside bukan langkah pertama untuk memperoleh teknologi dan talenta melalui struktur semacam ini. Pada 2025, Nvidia membuat kesepakatan lisensi dengan Groq yang diikuti perekrutan banyak talenta. Pada tahun yang sama, perusahaan mengeluarkan lebih dari USD 900 juta atau sekitar Rp15,95 triliun untuk merekrut CEO Enfabrica Rochan Sankar dan karyawan lain sekaligus melisensikan teknologi startup tersebut. Nvidia juga dilaporkan berdiskusi dengan pembuat cip Korea Selatan Rebellions untuk kemitraan serupa.
Dengan Poolside, arah strategi Nvidia semakin jelas: perusahaan tidak hanya ingin menjadi pemasok mesin bagi perlombaan AI, tetapi ikut membentuk model yang digunakan di dalamnya. Langkah tersebut sekaligus menjadi respons terhadap dominasi model terbuka Tiongkok dan memperkuat taruhan Huang pada ekosistem AI yang terbuka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
