
Presiden AS Donald Trump. (David Becker/Reuters/Files)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahannya usai serangan Israel ke ladang gas South Pars di Iran, yang disebut dilakukan tanpa sepengetahuan Washington. Pernyataan keras itu sekaligus memunculkan sinyal renggangnya hubungan antara AS dan Israel di tengah konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Melalui unggahan di Truth Social pada Rabu (18/3), Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak mengetahui rencana serangan tersebut. la juga membantah keterlibatan Qatar dalam insiden yang memicu eskalasi baru di kawasan Teluk.
Dalam pernyataannya, Trump juga secara tegas membela Qatar yang ikut terdampak dalam eskalasi konflik di kawasan Teluk. Ia menekankan bahwa negara tersebut sama sekali tidak memiliki kaitan dengan serangan ke fasilitas energi Iran.
“Amerika Serikat tidak mengetahui apa pun tentang serangan ini, dan Qatar sama sekali tidak terlibat atau mengetahui hal itu akan terjadi,” tulis Trump.
Serangan Israel ke South Pars Gas Field, salah satu ladang gas terbesar di dunia—dilaporkan hanya mengenai sebagian kecil fasilitas. Namun dampaknya memicu ketegangan baru di kawasan, terutama setelah Iran membalas dengan menyerang fasilitas LNG milik Qatar.
Trump pun meluapkan kemarahannya kepada Iran atas serangan balasan tersebut. Ia menyebut tindakan Teheran sebagai tidak adil dan tidak berdasar, karena dilakukan tanpa mengetahui fakta terkait serangan awal.
“Sayangnya, Iran tidak mengetahui fakta-fakta penting terkait serangan South Pars, dan secara tidak adil menyerang fasilitas LNG Qatar,” ujarnya.
Lebih jauh, Trump mengeluarkan peringatan keras yang jarang ia lontarkan. Ia mengancam akan menghancurkan seluruh fasilitas South Pars jika Iran kembali menyerang Qatar.
“Jika Iran secara tidak bijak kembali menyerang Qatar, maka Amerika Serikat, dengan atau tanpa bantuan Israel, akan menghancurkan seluruh South Pars dengan kekuatan yang belum pernah disaksikan sebelumnya,” tegasnya.
Meski demikian, Trump mengaku enggan mengambil langkah ekstrem tersebut karena mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi Iran. Namun ia menegaskan tidak akan ragu bertindak jika situasi terus memburuk.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
