Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2025, 18.16 WIB

Kementerian PU Bakal Resmikan 6 Bendungan di Awal 2025 untuk Dukung Swasembada Pangan dan Air, Ini Daftarnya

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan bakal meresmikan sebanyak 6 bendungan pada awal tahun 2025 ini. (Kementerian PU) - Image

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan bakal meresmikan sebanyak 6 bendungan pada awal tahun 2025 ini. (Kementerian PU)

 
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan bakal meresmikan sebanyak 6 bendungan pada awal tahun 2025 ini. Seluruh bendungan yang diresmikan untuk mendukung swasembada pangan dan air sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.
 
Menteri PU Dody Hanggodo menilai kehadiran bendungan sangat penting untuk mendukung swasembada pangan. Pasalnya dari bendungan, kata dia, air akan mengalir langsung ke sawah-sawah.
 
“Oleh karena itu terus kita lanjutkan. Kita bisa melihat misalkan dari bendungan, lalu masuk ke irigasi primer, sekunder, dan tersier hingga langsung ke sawah-sawah," kata Menteri Dody dalam keterangannya, Minggu (12/1).
 
 
Dia membeberkan ada enam bendungan yang siap diresmikan di awal 2025 ini meliputi Bendungan Rukoh dan Keureuto di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah.
 
“Lalu, Bendungan Sidan di Bali, Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur dan Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat,” bebernya.
 
Lebih lengkap berikut ini daftar bendungan yang akan diresmikan pada awal tahun 2025.
 
1. Bendungan Rukoh
 
Bendungan Rukoh memiliki kapasitas tampung 128 juta m³. Bendungan yang dibangun dengan biaya APBN capai Rp 1,7 triliun akan mengairi area irigasi seluas 11.950 ha dengan pola tanam padi-padi-palawija dan intensitas tanam 300 persen.
 
Serta mengurangi potensi banjir hingga 89,62% serta potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 140 MW.
 
2. Bendungan Keureuto
 
Selanjutnya Bendungan Keureuto yang memiliki kapasitas tampung 216 juta m³ diharapkan bakal menyuplai air baku 0,5 m³/detik untuk 5 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, dan menghasilkan listrik 6,34 MW. Bendungan ini dibangun dalam kurun waktu 2016-2024 dengan biaya APBN Rp 2,73 Triliun.
 
3. Bendungan Jlantah
 
Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah kehadirannya nanti diharapkan dapat mengairi irigasi seluas 1.494 ha, mereduksi banjir 87 ha, memiliki air baku 0,1 m³/detik dan potensi listrik 0,6 MW. Pembangunan bendungan ini dilaksanakan pada 2019-2024 dengan anggaran Rp1,02 triliun.
 
4. Bendungan Sidan
 
Bendungan Sidan memiliki kapasitas tampung 5,76 Juta m³ dan memiliki manfaat untuk air baku 1,75 m³/detik, potensi listrik tenaga mikrohidro sebesar 0,65 MW. Bendungan ini dibangun pada 2018-2024 dengan anggaran Rp1,8 triliun.
 
5. Bendungan Marangkayu
 
Bendungan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur memiliki kapasitas tampung 12,3 juta m³. Bendungan yang dibangun dengan anggaran Rp 191,26 miliar ini memiliki manfaat untuk irigasi 1.500 ha, air baku 0,45 m³/detik dan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) 135 kWh.
 
6. Bendungan Meningting
 
Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat NTB l memiliki kapasitas tampung 12 juta m³. Bendungan yang dibangun dengan anggaran Rp 1,; triliun ini memiliki manfaat irigasi 1.559 ha, air baku 0,15 m³/detik dan potensi listrik 0,8 MW.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore