Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 19.30 WIB

Bagaimana Jika Lupa Membaca Niat Puasa Ramadhan, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Hukum Membaca Niat Puasa dan Waktu Membacanya

Ilustrasi penjelasan tentang niat puasa di bulan ramadhan, dan bagaimana jika kita lupa membaca niat puasa, sah atau tidak? - Image

Ilustrasi penjelasan tentang niat puasa di bulan ramadhan, dan bagaimana jika kita lupa membaca niat puasa, sah atau tidak?

JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa bingung di tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan karena lupa membaca niat puasa, dan tiba-tiba berpikir, "Aduh, puasaku hari ini sah nggak?".

Jangan khawatir, kamu tidak sendirian. Masih banyak orang yang merasa ragu dengan niat puasa di bulan Ramadhan dan apakah mereka telah membacanya atau belum.

Dilansir dari Zeed Sharia, ini penjelasan tentang hukum membaca niat puasa di bulan ramadhan, dan bagaimana jika kita lupa membaca niat puasa, sah atau tidak.

Apa niat puasa Ramadhan?

Sebelum membahas tentang hukum niat puasa, ada baiknya memahami apa itu niat. Dalam bahasa Indonesia, niat diartikan sebagai keinginan dalam hati untuk melakukan sesuatu.

Sedangkan, niat dalam istilah fiqih tidak cukup hanya sekedar keinginan. Niat adalah qoshdus syai’ muqtarinan bi fi’lihi, yaitu tekad yang kuat untuk melakukan sesuatu yang muncul bersamaan dengan melakukan sesuatu.

Sedangkan dalam istilah fiqih, tekad atau keinginan yang kuat dalam hati sebelum melakukan sesuatu dikenal dengan istilah ‘azm. Inilah perbedaan niat dalam bahasa Indonesia dengan niat dalam istilah fiqih.

Penerapan niat dalam berpuasa di bulan Ramadhan juga sangat penting, karena niatlah yang membedakan antara ibadah dengan kebiasaan biasa. Misalnya, jika kita hanya menahan lapar dan haus seharian tanpa niat berpuasa, maka itu bukanlah ibadah.

Namun, jika kita menahan lapar dan haus dengan niat berpuasa di bulan Ramadhan, maka itu menjadi ibadah yang memiliki pahala. Maka, dapat dikatakan bahwa niat inilah yang menjadi kunci agar puasa kita sah dan diterima oleh Allah.

Hukum niat puasa Ramadhan: Wajib atau Sunnah?

Banyak orang yang masih bingung, apakah niat puasa Ramadhan itu wajib atau cukup sunnah saja. Akibatnya juga akan berbeda jika dilakukan atau tidak? Menurut Rasulullah, semua perbuatan tergantung pada niatnya, termasuk puasa. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits yang sangat masyhur:

“Setiap amal tergantung pada niatnya, dan pahala bagi setiap orang tergantung pada apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari)

Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa niat dalam berpuasa itu sangat penting, karena niat ini menentukan sah atau tidaknya puasa kita. Lalu, kapan sebaiknya niat berpuasa itu dilakukan? Apakah boleh dilakukan pada siang hari, atau harus dilakukan pada malam harinya?

Waktu membaca niat puasa Ramadhan

Untuk puasa di bulan Ramadhan yang merupakan ibadah wajib, niatnya harus dilakukan sebelum fajar. Rasulullah bersabda:

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore