
MULTIMANFAAT: Ratusan calon jemaah haji melaksanakan manasik di halaman miniatur Kakbah dan Masjid Ar-Roudloh di kompleks IPHI Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu.
Sarana Manasik dan Mengenalkan Haji-Umrah ke Anak-Anak
DI kompleks Sekretariat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Mojokerto itu, bukan hanya para calon jemaah haji (CJH) yang biasa menggelar manasik. Melainkan juga para pelajar berbagai sekolah, termasuk dari kota-kota di sekitar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
”Jumlah dan harinya (kunjungan) tidak tentu. Paling banyak itu Maret karena ada ujian sekolah. Sekali kunjungan antara 50–150 siswa, belum termasuk pendampingnya,” urai Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Mojokerto Mukti Ali kepada Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin (19/4).
Adanya miniatur Kakbah yang menjadikan tempat yang masuk wilayah Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, tersebut pilihan menggelar manasik. Di kompleks yang sama berdiri pula Masjid Ar-Roudloh.
Dibangun permanen, keberadaan miniatur bangunan suci tersebut untuk menyosialisasikan tata cara pelaksanaan haji dan umrah kepada calon jemaah haji (CJH). Sekaligus sarana pengenalan ibadah haji kepada anak.
Miniatur Kakbah dengan tinggi, panjang, dan lebar sekitar 4 meter tersebut mulai dibangun pada 1998 dan rampung tiga tahun berselang. Bangunannya didirikan semirip mungkin dengan aslinya. Namun dengan perbandingan skala ukuran yang lebih kecil.
Bangunan utamanya adalah Kakbah berwarna dasar hitam kelabu dengan ornamen kaligrafi warna emas serta adanya Hajar Aswad di sudut tenggara. Demikian pula pintu di sisi timur Kakbah.
Di seberang pintu Kakbah sedikit condong ke utara berdiri replika Maqam Ibrahim setinggi sekitar 1,5 meter. Di ujung utara kompleks, berdiri replika tiga menara jumrah yang masing-masing berukuran tinggi sekitar 2 meter dan panjang 3 meter.
Sedikit ke timur, ada jalur miniatur sai dilengkapi atap sepanjang sekitar 50 meter dan membujur dari utara ke selatan. Karena kelengkapannya, kompleks di selatan jalan nasional Mojokerto–Mojosari tersebut menjadi tempat manasik haji dan umrah.
”Jadi, memang dibangun mendekati aslinya, termasuk arah hadapnya. Juga supaya jemaah merasa nyaman,” terang mantan Ketua IPHI Kabupaten Mojokerto (1998–2003) sekaligus pengasuh Ponpes Masyithoh KH Abdul Wahid Rozaq kepada Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin (19/4).
Sejak 2001, CJH dan umrah dari Mojokerto dan daerah sekitar melakukan manasik di tempat tersebut. Ribuan jemaah berkumpul menjadi satu menjelang masa puncak Lebaran haji setiap tahun.
”Paling banyak tahun 2017, ada sekitar 1.800 jemaah. Karena tidak cukup, yang manasik perwakilan kloter atau kelompok saja. Lainnya lihat dari jauh,” tambah Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Mojokerto Mukti Ali.
Meski begitu, lanjut Mukti, yang melakukan manasik di kompleks IPHI bukan hanya jemaah haji dan umrah. Melainkan juga kalangan pelajar dari tingkat TK hingga SMA. Mereka melakoni manasik sebagai bagian dari pendidikan Islam dan pengenalan aktivitas rukun Islam nomor lima itu.
Bahkan, beberapa taman pendidikan Quran (TPQ) di sekitar kompleks turut menggelar manasik sebagai pengenalan kepada anak. ”Pelajar ini rutin, bahkan wilayah Sidoarjo dan Jombang masih ada yang ke sini,” terang pria yang juga menjabat Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Mojokerto itu.
Praktis, manfaat keberadaan kompleks miniatur Kakbah tersebut membawa beragam manfaat bagi berbagai kalangan dan kepentingan. Khususnya untuk ibadah dan pendidikan agama. ”Jadi, memang ada fungsi lain (kompleks miniatur Kakbah), yakni sebagai sarana-prasarana pengenalan haji dan umrah (pendidikan Islam) bagi anak-anak,” tandasnya. (vad/ron/c19/ttg)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
