
Simulasi Pelayanan jamaah haji di fase Armuzna di Muzdalifah yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (28/1/2026). (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah mengumumkan telah menyiapkan anggaran senilai Rp 1,77 triliun untuk menekan kenaikan biaya haji tahun 2026.
Kenaikan biaya haji sejalan dengan melonjaknya harga bahan bakar pesawat imbas memanasnya tensi geopolitik global.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa anggaran itu dialokasikan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta tidak ada kenaikan biaya haji. Dalam hal ini, setiap biaya haji diturunkan sebesar Rp 2 juta.
"Ada juga dampak kepada ongkos haji. Ongkos haji seperti kita ketahui telah diturunkan 2 juta. Kemudian dampak terhadap kenaikan avtur ini diabsorb oleh pemerintah, jadi tidak ada kenaikan biaya haji," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Kamis (9/4).
Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan bahwa jumlah jamaah yang memperoleh manfaat dari alokasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN) itu mencapai 220.000 orang.
Sehingga dengan begitu, ia memastikan bahwa tidak ada dampak kenaikan harga avtur bagi seluruh jamaah haji Indonesia.
"Dan ini diabsorb untuk 220 ribu yang akan ikut ke jamaah haji dan anggaran Rp 1,77 triliun dibebankan kepada APBN. Dengan demikian tidak ada dampak bagi para peserta jamaah haji," tutup mantan Menteri Perindustrian ini.
Sebelumnya, di tengah kenaikan harga avtur global, Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan biaya haji tahun 2026 turun hingga Rp 2 juta. Langkah Ini diambil Prabowo sebagi bagian dari komitmennya melindungi rakyat.
“Pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp 2 juta walaupun harga avtur naik,” kata Prabowo dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4).
Baca Juga:Presiden Prabowo Pastikan Kenaikan Biaya Haji 2026 Ditanggung APBN Sebesar Rp 1,77 Triliun
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan, dalam ketetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026, biaya rata-rata penerbangan per jamaah haji berkisar di angka Rp 33,5 juta.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
