
Jemaah yang melaksanakan salat di Masjid Nabawi. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
JawaPos.com – Di tengah padatnya Masjid Nabawi yang terus dibanjiri jemaah haji dari Indonesia dan berbagai negara, ada sosok-sosok yang diam-diam berjasa besar. Mereka adalah para petugas haji dari Sektor Khusus Masjid Nabawi, yang bukan hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan dalam pelayanan.
Kamis (7/5) Mei 2025 menjadi hari ketujuh kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah. Hingga hari ini, 125 kloter dengan sekitar 48.628 jemaah telah tiba, dan jumlah itu akan terus bertambah hingga mencapai 525 kloter.
Banyaknya jemaah yang datang, ditambah hotel-hotel calon jemaah haji Indonesia yang berlokasi di ring 1 Masjid Nabawi, membuat masjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah harian.
Dalam situasi seperti itu, masalah kecil bisa menjadi penghambat besar bagi jemaah. Kehilangan sandal, tersesat, atau merasa lelah karena belum sempat sarapan adalah hal-hal yang kerap terjadi. Namun, petugas sektor khusus tak tinggal diam.
Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi, Surnadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sandal cadangan untuk jemaah yang kehilangan alas kaki saat berada di area masjid.
“Banyak jemaah lansia yang lupa meletakkan sandalnya. Karena itu kami siapkan sandal pengganti,” jelasnya.
Selain itu, petugas juga membagikan snack ringan dan air minum, terutama setelah salat Subuh, untuk jemaah yang mungkin berangkat ke masjid dari dini hari tanpa sempat sarapan. Hal ini penting agar jemaah tidak kelelahan atau pingsan akibat lapar dan dehidrasi.
Layanan ini menjadi penting karena suhu Madinah cukup ekstrem, dengan suhu harian berkisar antara 34°C hingga 41°C dan kelembapan yang sangat rendah. Dalam kondisi seperti ini, jemaah sangat rentan mengalami kelelahan fisik.
Lima pos penjagaan sektor khusus yang tersebar di sekitar Masjid Nabawi menjadi pusat layanan dan tempat berteduh bagi jemaah yang butuh bantuan. Petugas berjaga 24 jam dan siap membantu dengan senyum, bukan sekadar instruksi.
Bukan hanya profesional, para petugas ini menunjukkan wajah humanis dari pelayanan haji Indonesia di Tanah Suci. Mereka tak hanya mengarahkan jemaah ke jalan yang benar, tapi juga memastikan jemaah tetap merasa dihargai dan dipedulikan.
Dengan layanan seperti ini, jemaah tidak hanya mendapat kenyamanan dalam beribadah, tetapi juga ketenangan hati. Karena di Masjid Nabawi, mereka tahu: ada yang selalu siaga membantu, kapan pun dibutuhkan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
