Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 November 2023 | 15.55 WIB

Bank Indonesia Sebut Penyaluran Kredit Baru Melambat, Hanya Realisasi KPR yang Meningkat

ILUSTRASI: Mengatur keuangan - Image

ILUSTRASI: Mengatur keuangan

JawaPos.com - Penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Oktober 2023 terindikasi tumbuh. Meski, melambat jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, tingkat persaingan usaha dari bank lain, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan.

Saldo bersih tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru Oktober 2023 tercatat sebesar 82,1 persen. Sedangkan SBT per September 2023 sebesar 92,6 persen.

Penurunan terjadi pada jenis kredit investasi, modal kerja, dan kredit konsumsi lain. Hanya kredit pemilikan rumah (KPR) yang menunjukkan kenaikan penyaluran kredit baru dari 54,5 persen menjadi 66,2 persen.

"Kebijakan penyaluran kredit pada Oktober 2023 sedikit lebih ketat," ucap Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono, kemarin (21/11).

Pembiayaan korporasi juga tumbuh lebih rendah bulan sebelumnya. SBT pembiayaan korporasi menjadi 15,7 persen dari 16,1 persen.

Sumber pembiayaan korporasi mayoritas berasal dari dana sendiri. Kemudian diikuti pembiayaan dari perbankan dalam negeri dan pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik.

Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi relatif stabil pada Oktober 2023 dengan mayoritas pembiayaan masih dipenuhi dari bank umum. "Selain perbankan, sumber pembiayaan lain yang menjadi preferensi rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan antara lain koperasi dan leasing," terang Erwin.

Sementara itu, Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengakui permintaan kredit memang agak melambat beberapa bulan belakangan. Kredit konsumer, usaha kecil menengah, dan korporasi menjadi tumpuan pertumbuhan kredit CIMB Niaga.

"Kita semua hampir fifty-fifty antara bisnis corporate sama consumer individual," ungkapnya.

KPR merupakan salah satu tumpuan pertumbuhan kredit bank. Khususnya di segmen first home buyer.

Sepanjang 2023, CIMB Niaga sudah mendapat nilai booking KPR Rp 750 miliar sampai Rp 800 miliar setiap bulannya. Bahkan, pertumbuhan take over dan refinancing sudah double digit.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore