
Syahrini di Bareskrim Polri
JawaPos.com - Jarimu adalah harimaumu. Pepatah yang pas untuk Mar. Warga Desa Selosari, Kandat ini harus masuk bui karena dilaporkan Syahrini. Artis ibu kota ini tidak terima dengan sebaran foto syur mirip dirinya di akun @danunyinyir.
RENDI MAHENDRA, Kabupaten, JP Radar Kediri
Sore itu sekitar pukul 14.45 WIB, Jawa Pos Radar Kediri mendatangi toko kelontong tempat Mar, 36 sehari-hari bekerja. Lokasinya berada di Desa Selosari, Kecamatan Kandat.
Toko berukuran sekitar 4×4 meter persegi itu berada di samping ladang kosong tanpa tanaman. Sementara di utara toko berdiri beberapa rumah. Toko itu terbuka dengan berbagai barang kelontong dijual. Di dalam toko yang sangat sederhana itu, sedang menunggu Asih, 38, saudara Mar sambil menonton televisi.
Mar merupakan sosok di balik akun instragam @danunyinyir. Selain penyebaran foto syur mirip Syahrini, akun itu juga dianggap telah mencemarkan nama baik artis yang hits dengan lagu ‘Jangan Memilih Aku’ itu. Akun @danunyinyir dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 12 Mei oleh pihak Syahrini.
Meski tinggal satu rumah, Asih ternyata tak mengetahui adiknya dibawa Polda Metro Jaya, Selasa (19/5). Asih hanya tahu kalau adiknya itu berada di rumah saudaranya yang ada di Sidoarjo. Ia justru mengetahui kondisi adiknya dari para tetangga. Mengetahui itu, ia pun menangis, tak menyangka adiknya bakal berurusan dengan polisi. “Ngerti iku nangis aku mas,” ucap Asih sedih.
Menurut Asih, saudaranya itu sehari-hari bekerja di toko 4×4 meter persegi. Mar bekerja mulai pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga petang sekitar pukul 19.00 WIB. Namun pada Selasa (19/5) itu, dia tak menyangka bahwa adiknya dibawa ke Polda Metro Jaya. “Saya kan waktu itu sedang bekerja to mas,” terang Asih.
Mar tak pernah bercerita mengenai akun instragam miliknya @danunyinyir. Akun yang membikin Mar dilaporkan ke polisi. Ia juga tak tahu, aktivitas Mar di dunia maya. Termasuk apakah dia memang penggemar Luna Maya. Sebab, di rumah yang didiami Mar tidak ada foto atau poster Luna Maya. “Biasanya, adik saya itu, ya biasa main HP. Tapi, saya tidak tahu kalau punya akun itu,” tutur Asih.
Hanya saja, penelusuran Jawa Pos Radar Kediri, anak kelima dari enam bersaudara ini sengaja memasang foto Syahrini dan Luna Maya sebagai profil di akun @danunyinyir tersebut. Bahkan, sampai kemarin, akun tersebut masih terlihat aktif.
Menurut Sumitro, tetangga Asih yang rumahnya berjarak sekitar 300 meter dari rumah Mar. sempat bertanya soal Mar yang viral di media sosial Jumat (29/5). Ia pun menanyakan kebenaran itu pada Asih. “Saya tanya ke saudaranya. Katanya minta didoakan, berarti itu benar Mar yang viral di media sosial itu,” kata Sumitro.
Sementara Kepala Desa Selosari Supriyono, pada Jumat (29/5) itu, dia mengetahui ada beberapa orang dengan naik dua mobil warna hitam masuk ke rumah Mar. Namun mereka tak menyangka dua mobil itu menjemput MS untuk dibawa ke Polda Metro Jaya. “Beberapa pemuda sempat tahu dua mobil. Tapi saat itu, mereka nggak tahu kalau Mar yang dibawa,” terang Supriyono.
Selain itu, menurut Supriyono, pihaknya tak mendapat laporan terkait penangkapan itu. Bahwa salah satu warga yang dijemput dibawa ke Polda Metro Jaya. Menurut Supriyono, memang Mar jarang berkomunikasi dengan tetangganya. “Jarang komunikasi dengan para tetangga, sehari-hari bekerja di toko kelontong,” kata Supriyono.
Supriyono pun mengaku tak tahu bahwa Mar mempunyai akun Instragam yang ramai diikuti ribuan pengguna Instragam. Ia baru tahu Jumat (29/5), saat banyak wartawan yang mengonfirmasi dirinya mengenai Mar. Selain itu, menurut Supriyono, Mar termasuk warga yang diajukan untuk mendapat bantuan langsung tunai (BLT).
Meski di akun facebooknya, penampilannya terlihat mewah. “Hal itu, karena Mar, tidak memiliki lahan pertanian, tidak punya ladang, dan sawah. Orangtuanya juga sudah meninggal, jadi kita ajukan BLT,” beber Supriyono.
Sementara, hingga Jumat (5/6) kemarin, Asih belum tahu kabar mengenai adiknya. Asih yang biasanya tinggal serumah dengan Mar itu, sejak dibawa oleh petugas dari Polda Metro Jaya, dia dan Mar belum berhubungan sama sekali. Dia sudah mencoba mengirim pesan berkali-kali ke whatsapp adiknya, dan mencoba meneleponnya, tetapi tidak ada jawaban. Tetapi, Asih berharap masalah adiknya segera selesai. “Saya berharap cepat selesai, nggak tahu adik saya ini jadi korban atau gimana,” pungkas Asih.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
