
Celine Dion. (Global Citizen)
JawaPos.com - Sekelompok fans Celine Dion berkumpul di depan kantor Rolling Stone di New York akhir pekan lalu. Mereka melakukan protes karena idolanya tak masuk daftar 200 Penyanyi Terbaik Sepanjang Masa. Tak main-main, sebagian pendukung Dion itu datang dari Montreal, Kanada, untuk berdemo. Mereka membawa pengeras suara portabel dan papan protes.
Kelompok tersebut meneriakkan justice for Celine dan menyanyikan beberapa hit dari musisi 54 tahun itu. Mengutip laman Rolling Stone dan Variety, penggemar itu tergabung di grup The Red Heads, basis fans Dion yang sebagian besar tinggal di Kanada. Pendiri fan base Line Basbous menjelaskan, mereka datang untuk membela sang idola.
’’Kalian membuat kesalahan besar dengan melupakan namanya di daftar besar yang terbit awal pekan lalu. Kami ingin kalian paham, kalian melewatkan musisi terbaik di dunia. Dia seharusnya ada di urutan pertama daftar itu,’’ tegas Basbous dalam wawancaranya dengan Rolling Stone.
Meski demikian, aksi tersebut dinilai hanya akal-akalan agar grup itu viral. Sebab, dalam demo itu, ada jurnalis TV Kanada Julie Snyder.
Ketika pihak Rolling Stone melakukan wawancara dengan perwakilan The Red Heads, Snyder justru berbalik mewawancarai jurnalis majalah musik itu. Lengkap dengan mikrofon dan juru kamera.
Snyder ikut mendukung pelantun The Power of Love itu. ’’Dia sudah memenangi Oscars, Grammys, American Music Awards. Kalian melupakan dia!’’ paparnya. Beberapa pendemo juga nekat masuk untuk menemui Kepala Editor Rolling Stone Noah Shachtman untuk memberikan DVD kompilasi momen terbaik idola mereka.
Aksi demo The Red Heads itu terbilang cukup membingungkan. Sebab, Dion tidak masuk daftar 100 Musisi Terbaik Rolling Stone pada 2018. Namun, saat itu tidak ada aksi protes. Terkait demo tersebut, pihak majalah enggan berkomentar. Mereka juga tidak melakukan perubahan daftar.
Di laman resmi, Rolling Stone menyatakan telah merilis daftar musisi terbaik itu sejak 2008. Proses penentuan dilakukan lewat voting dengan melibatkan jurnalis dan pengamat musik, serta beberapa musisi kenamaan. Seluruh musisi lintas genre dan masa masuk dalam pertimbangan daftar tersebut.
Mereka pun mencantumkan disclaimer: daftar itu merujuk pada penyanyi terbaik. Bukan pemilik suara terbaik.
’’Yang paling penting adalah orisinalitas, pengaruh, ’kedalaman’ katalog sang seniman, dan warisan mereka di dunia musik. Mereka ada di sini karena satu alasan: mereka mengubah dunia hanya dengan membuka mulutnya,’’ jelas pihak Rolling Stone dalam pembuka daftar 200 Musisi Terbaik Sepanjang Masa.
MEREKA YANG ADA DI 10 BESAR DAFTAR ROLLING STONE
1. Aretha Franklin
2. Whitney Houston
3. Sam Cooke
4. Billie Holiday
5. Mariah Carey
6. Ray Charles
7. Stevie Wonder
8. Beyonce
9. Otis Redding
10. Al Green

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
