Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 November 2019 | 16.00 WIB

Rindu Gendong Baby, Siti Nurhaliza Berencana Lakukan Bayi Tabung Lagi

Siti Nurhaliza usai berbincang seputar IVF atau bayi tabung yang pernah dijalaninya di Malaysia, Jumat (8/11). (Nurul Adriyana/JawaPos.com) - Image

Siti Nurhaliza usai berbincang seputar IVF atau bayi tabung yang pernah dijalaninya di Malaysia, Jumat (8/11). (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Siti Nurhaliza merupakan salah satu selebriti yang melakukan program In Vitro Fertilization (IVF) atau yang dikenal dengan bayi tabung. Bayi tabung merupakan metode pembuahan sel telur dengan sperma yang dilakukan di luar rahim. Yakni di dalam sebuah tabung.

Siti Nurhaliza sendiri melakukan program bayi tabung 2 tahun lalu saat usia 38 tahun. Kini, usia anak Siti Nurhaliza dengan Datuk Khalid Mohammed Jiwa, Siti Aafiyah binti Khalid, telah berusia 1 tahun 7 bulan. Lantas, apa kata Siti ketika ditanya tentang program bayi tabung lagi?

Saat berbincang dengan JawaPos.com di Malaysia, Jumat (8/11), Siti Nurhaliza mengatakan tidak menutup kemungkinan kalau ingin melakukan program bayi tabung lagi. Sebab, Siti Nurhaliza masih menyimpan embrio beku di Alpha IVF & Women's Specialists.

"Saya ingin karena Aafiyah pun sudah satu tahun tujuh bulan, ditengok sudah dewasa rupanya, saya rindu punya baby," ujar Siti saat ditemui disela-sela peluncuran pusat bayi tabung terbesar di Malaysia, Alpha IVF & Women's Specialists.

Sebagai seorang ibu, ungkap Siti, ia memang merasakan perasan rindu akan hadirnya seorang bayi. Perasaan inilah yang ternyata menyebabkan para perempuan tetap ingin hamil lagi walaupun sakit.

Tapi, Siti tidak menerangkan kapan tepatnya ia akan melakukan program bayi tabung lagi. Sebab, ia harus memeriksakan kondisi kesehatannya terlebih dulu.

"Insya Allah, saya harus buat check up dulu dengan dokter Colin. Kalau memang diizinkan Allah dimasukan lagi embrio saya nanti," sambungnya.

Sebelumnya, pelantun lagu 'Bukan Cinta Biasa' ini mengungkapkan, ia berhasil mengandung Aafiyah setelah melakukan proses IVF yang kelima kalinya. Dalam arti, empat proses sebelumnya, Siti memperoleh hasil yang negatif.

Diakuinya, ketika menerima kabar negatif dari proses bayi tabung, ia merasa sedih karena seperti belum lengkap hidupnya sebagai perempuan. Tapi kegagalan dan keberhasilan yang dihadapinya sudah menjadi kuasa Tuhan.

"Harus terbuka dengan keputusan (hasil IVF). Ada yang positif, ada yang negatif. Jangan putus asa," tukasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore