
Olga Lydia
JawaPos.com- Jumat kemarin, sejumlah artis ramai-ramai memposting surat terbuka ditujukan kepada Presiden Jokowi melalui akun Instagram masing-masing. Surat terbuka tersebut dikirimkan para sineas yang diwaliki oleh sejumlah lembaga perfilman.
Olga Lydia termasuk artis yang ikut memposting surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Jokowi tersebut. Dia pun menjelaskan sejumlah hal mengenai isi dari surat yang masih tampak berisi pernyataan umum kurang mendetail.
Olga Lydia mengatakan, bantuan berupa paket stimulus dan subsidi yang dimohonkan kepada pemerintah dalam surat terbuka karena para pelaku industri film Indonesia banyak yang jadi pengangguran sejak pandemi Covid-19. Jika selama ini mereka mendapatkan pemasukan yang lumayan besar, kini mereka tidak ada pemasukan sama sekali dengan syuting yang dibuat terbatas demi mengikuti protokol kesehatan.
"Namanya industri film itu kan sangat besar dan pelakunya sangat banyak. Tidak hanya artis, sutradara, tapi juga ada banyak bagian. Ada cathering, OB, unit, lighting, kameraman, sopir, itu semua biasanya kerjanya kontrak per film," tutur Olga Lydia kepada JawaPos.com Sabtu (6/3).
Menurut Olga Lydia, mereka tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah kendati tidak ada pemasukan sama sekali selama masa pandemi.
"Nah mereka ini tidak masuk dalam daftar rakyat miskin karena mereka akan kerja dan penghasilan lumayan pada saat syuting. Tapi pada saat berhenti syuting, itu yang menjadi repot mereka tidak mendapatkan subsidi sama sekali. Dan itu jumlahnya sangat banyak," jelasnya.
Selain bantuan meteri, para sineas juga berharap bisa mendapatkan paket bantuan dari pemerintah terkait protokol kesehatan supaya bajet film bisa ditekan mengingat industri sedang tidak normal akibat pandemi. Salah satu contohnya, keharusan melakukan tes swab seharusnya dapat difasilitasi oleh pemerintah.
"Sekarang gimana kita memulai dengan harga yang ekonomis, kita juga harus mengikuti protokol kesehatan. Misalnya setiap minggu sekali itu harus tes swab antigen. Nah sebenarnya yang kita harapkan itu ada semacam paket bantuan khususnya untuk tes swab antigen. Sehingga kita bisa syuting, bisa kerja lagi dan kalau bekerja lagi semua orang memiliki penghasilan lagi," paparnya.
Pemerintah juga diharapkan membantu industri perfilman kembali menggeliat dengan memberikan paket stimulus dengan tidak mengenakan pajak tontonan untuk sementara waktu sampai keadaan berangsur normal.
"Bukannya kita keberatan atau nggak mau bayar pajak tontonan. Kalau misalnya berhasil terjuan ratusan ribu tiket, kita dengan senang hati membayar pajak. Tapi di masa yang sangat susah ini satu hal yang bisa dilakukan pemerintah mengurangi atau menghilangkan sementara pajak tontonan itu sampai situasi kembali menjadi lebih baik," ungkapnya.
Selain itu, Olga Lydia juga menjelaskan masalah pembajakan yang juga sempat disinggung dalam surat terbuka ditujukan kepada Presiden Jokowi. Menurutnya, isu ini menjadi masalah yang tak kunjung tuntas bertahun- tahun karena belum mendapat perhatian secara serius dan penanganan secara tepat.
"Yang kita prihatin banget adalah masalah pembajakan yang makin lama makin liar, makin menggila walaupun kita sudah pindah ke platfrom digital. Yang resmi mereka tetap bisa ambil, dengan gampang dibajak," tuturnya.
Para sineas, kata Olga Lydia berharap pemerintahan Jokowi memberikan perhatian besar dengan melakukan tindakan serius melalui proses penegakan hukum pada para pelaku pembajakan.
"Ini kan masalah penegakan hukum, bisa nggak sih ini menjadi salah satu fokus di dunia digital dari aparat penegak hukum. Karena kita selain jualannya sudah susah, bioskopnya sepi walaupun sudah dibuka, malah ditambah beban l sama pembajakan. Ini mungkin butuh keseriusan tersendiri," ungkapnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/svIETOULnQ0

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
