
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah bersama jajaran Bank Kalsel dan awak media Kalimantan Selatan di Lapangan Tembak Yonif 623/BWU, Banjarbaru. (BANK KALSEL FOR JAWAPOS.COM)
JawaPos.com - Kondisi yang penuh tantangan masih dirasakan oleh masyarakat Indonesia sampai saat ini. Situasi perekonomian masih mengalami resesi pada kuartal I-2021. Angka kasus Covid-19 yang kembali naik.
Upaya percepatan pemulihan kesehatan dan ekonomi menjadi fokus kepala daerah. Sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam upaya menurunkan angka kasus positif Covid-19.
Sebagai bagian dari pelaksanaan penurunan kasus covid-19, Korem 101/Antasari menggelar silaturahmi dengan insan pers dan pimpinan bank di Wilayah Kalimantan Selatan pada Rabu (19/5).
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah mengatakan, sinergitas TNI dengan awak media dan insan perbankan dalam upaya mempercepat pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional khususnya di Kalimantan Selatan sangat diperlukan.
“TNI bersama Polri dan Forkopimda mengemban tugas membuat masyarakat sadar dan peduli akan pentingnya protokol kesehatan agar kasus positif Covid-19 semakin menurun," ujar Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah di Lapangan Tembak Yonif 623/BWU di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Silaturahmi tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Amanlison Sembiring; Kepala Divisi Corporate Secretary Bank Kalsel, Suriadi; beserta beberapa Kepala Cabang Bank di Kalimantan Selatan; tidak ketinggalan insan pers dari berbagai media di Kalimantan Selatan.
Firmansyah melanjutkan, dari sisi pemulihan kesehatan, TNI menggandeng insan pers agar sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan berjalan optimal, baik melalui media cetak, online maupun elektronik.
Photo
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah bersama jajaran Bank Kalsel dan awak media Kalimantan Selatan di Lapangan Tembak Yonif 623/BWU, Banjarbaru. (BANK KALSEL FOR JAWAPOS.COM)
Dari sisi pemulihan ekonomi, Korem 101/Antasari mengundang beberapa pimpinan perbankan dalam silaturahmi ini. Danrem 101/Antasari mengharapkan perekonomian masyarakat khususnya di Kalimantan Selatan yang mulai bangkit ini menjadi pulih kembali.
Dikatakan Brigjen TNI Firmansyah, TNI dan Polri memiliki peran penting dalam pendistribusian dan pelaksanaan vaksinasi di daerah. Dia berharap vaksinasi segera dirasakan oleh semua masyarakat Kalimantan Selatan, baik tahap pertama maupun tahap kedua. Supaya kesehatan dan ekonomi pulih secara nasional.
Di tempat yang sama, Kepala Divisi Corporate Secretary Bank Kalel Suriadi menyampaikan bahwa Bank Kalsel sebagai bank milik pemerintah daerah selalu siap dalam mendukung upaya pemerintah pusat maupun Pemprov Kalimantan Selatan dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Pastikan Layanan Prima, Bank Kalsel Lakukan Vaksinasi Pegawai
“Salah satu program yang Bank Kalsel miliki adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Supermikro yang memang lahir di masa pandemi ini. Dengan skema pembiayaan yang mudah dan angsuran ringan," ujar Suriadi.
Suriadi menyebut, Bank Kalsel ingin berperan dalam pemulihan ekonomi. Dari sisi pemulihan kesehatan, Bank Kalsel juga telah melaksanakan protokol kesehatan dalam bekerja dan vaksinasi serentak kepada seluruh pegawai sebagai pelayanan prima kepada nasabah.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
