Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 16.09 WIB

Pagu Anggaran Rp 28,02 Triliun pada 2027, Kementan Bidik Peningkatan Produksi Bawang Putih

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Istimewa) - Image

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Istimewa)

JawaPos.com – Pagu anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar Rp 28,02 triliun pada 2027 bakal diarahkan untuk memperkuat komoditas pertanian yang masih membutuhkan dorongan produksi. Salah satu yang menjadi sasaran adalah subsektor hortikultura yakni bawang putih, dengan target produksi nasional mencapai 40,63 ribu ton pada tahun depan.

Pada subsektor hortikultura, sekitar Rp 2 triliun dirancang untuk pengembangan bawang putih, cabai, bawang merah, serta program Pekarangan Pangan Bergizi. 

Mentan Amran mengatakan hortikultura menjadi salah satu sektor yang akan mendapatkan perhatian lebih besar tahun depan setelah pemerintah sebelumnya memberikan fokus kuat pada pangan, perkebunan, dan peternakan.

"Memang fokusnya kemarin adalah perkebunan, peternakan, pangan, ini positif semua. Ini tidak bisa sekaligus, tahun ini kita anggarkan dua kali lipat lebih. Itu untuk hortikultura tahun 2027," ujarnya usai Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (1/9).

Menurut Amran, pendekatan bertahap tersebut mulai menunjukkan hasil. Sektor pangan, peternakan, dan perkebunan menunjukkan perkembangan positif sehingga pemerintah dapat mulai mengarahkan fokus lebih besar pada komoditas yang masih menjadi pekerjaan rumah.

"Sekarang pangan alhamdulillah sudah swasembada beras, kemudian ayam bahkan surplus, bahkan harganya turun kemarin tetapi sekarang sudah di atas harga pembelian pemerintah. Kemudian perkebunan tadi naik melonjak tajam. Nah tinggal satu kan PR kita. Ini insya Allah satu-satu," ungkapnya.

Penguatan produksi hortikultura juga akan dibarengi pembenahan sisi hilir. Menurut Amran, peningkatan produksi harus diantisipasi dengan infrastruktur pascapanen agar kelebihan pasokan pada musim panen tidak berujung pada jatuhnya harga di tingkat petani.

"Ini butuh solusi permanen, cold storage sayur-sayuran, cabai, bawang merah, apa segala macam," katanya.

Amran mengatakan anggaran pada 2027 dirancang dengan prioritas yang lebih terarah, baik untuk menjaga produksi komoditas yang sudah surplus maupun mempercepat peningkatan produksi komoditas yang masih membutuhkan pasokan dari luar negeri.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore