
Ilustrasi lahan pertanian. (Pixabay/ignartonosbg)
JawaPos.com - Laju urbanisasi yang diperkirakan menyebabkan kehilangan lahan pertanian mencapai 80.000 hektare per tahun.
Akibatnya, target kedualatan pangan Indonesia yang tercantum dalam Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) pada 2027 pun menghadapi tantangan serius.
Untuk itu, pemerintah didorong memperkuat digitalisasi dan integrasi data lahan pertanian agar konversi lahan dapat dipantau sekaligus menjadi dasar intervensi kebijakan.
Isu perlindungan lahan pertanian tersebut mengemuka dalam diskusi “Cultivating the Future: Digital Governance for Sustainable Food Systems” yang digelar Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) bersama KONEKSI, platform kemitraan Indonesia-Australia di bidang pengetahuan dan inovasi.
Direktur Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas Jarot Indarto mengatakan, penguatan data tersebut sejalan dengan RPJMN 2025–2029,
Khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan kualitas sumber daya manusia.
Intervensi kebijakannya bisa dilakukan melalui dua cara, antara lain lewat modernisasi dan digitalisasi pertanian.
“Pengembangan arsitektur data ini perlu kita arahkan nantinya agar bisa selaras dengan data-data lain di Kementerian/Lembaga dan pelaku lain,” ujar Jarot dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8).
Menurut dia, integrasi data antarkementerian dan lembaga menjadi penting, agar informasi mengenai lahan pertanian dapat digunakan secara lebih efektif dalam perencanaan maupun pelaksanaan kebijakan.
Baca Juga:Lucky Hakim Dorong Modernisasi Pertanian di Indramayu, Hasil Panen Padi Tembus 10,45 Ton per Hektare
Sementara itu, Akademisi Universitas Gadjah Mada, Bambang Hari Wibisono, mengatakan data digital dapat menjadi dasar bagi petani dan pemangku kepentingan untuk menentukan langkah perlindungan lahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022