Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Agustus 2026 | 23.42 WIB

DSI Bakal Ambil Margin Ekspor SDA, Janji Tak Bebani Eksportir

Ilustrasi aktivitas pertambangan batu bara dan pengolahan migas jadi pemicu emisi metana. Data IEA sebut Indonesia kontributor terbesar emisi metana di Asia Selatan dan Asia Tenggara. (Antara) - Image

Ilustrasi aktivitas pertambangan batu bara dan pengolahan migas jadi pemicu emisi metana. Data IEA sebut Indonesia kontributor terbesar emisi metana di Asia Selatan dan Asia Tenggara. (Antara)

JawaPos.com - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan mengambil keuntungan atau margin dalam menjalankan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis.

Direktur Keuangan DSI, Sinthya Roesly, mengatakan margin tersebut tidak akan menambah beban biaya bagi ekportir.

Ia menjelaskan, margin diperlukan karena DSI merupakan badan usaha milik negara (BUMN) berbentuk perseroan terbatas (PT) yang tidak boleh mengalami kerugian.

“Untuk pricing, itu dari edukasi dimungkinkan karena kita juga PT tentu sebagai PT ada suatu cost recovery. Karena sudah ada injeksi capital, tidak mungkin harus menjadi rugi," ujar Sinthya dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Selasa (25/8).

Sinthya mengatakan, kebutuhan biaya dan margin dalam pelaksanaan mandat DSI telah diperhitungkan sejak awal. Menurutnya, biaya tersebut diperlukan untuk mendukung operasional perusahaan dalam menjalankan mandat tata kelola ekspor komoditas SDA strategis.

“Hal tersebut sudah diperhitungkan. Namun, pada prinsipnya, efisiensi yang dihasilkan tidak akan serta-merta dibebankan kepada eksportir. Mekanismenya masih akan dikonsultasikan dengan pihak-pihak terkait,” ucapnya.

Lanjutnya, pembahasan selanjutnya akan mencakup skema pembagian biaya atau fee kepada para pihak yang terlibat dalam ekosistem ekspor.

Perhitungan tersebut juga akan mencakup mekanisme pembebanan biaya ekspor kepada produsen maupun eksportir di Indonesia.

“Perhitungannya akan mencakup bagaimana biaya ekspor dapat didistribusikan kepada produsen atau eksportir di Indonesia,” ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore