
Karyawan berada di dekat layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat seiring maraknya aksi Initial Public Offering (IPO) di pasar modal domestik sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat 39,07 poin atau 0,67 persen ke posisi 5.912,44. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,49 poin atau 0,77 persen ke posisi 587,37.
"Bursa kawasan Asia bergerak variatif di tengah konflik yang kembali memanas di Timur Tengah, yang mana militer Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi telah melakukan serangan terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Dari dalam negeri, sebanyak enam perusahaan mencatatkan saham perdana atau menggelar IPO sepanjang pekan ini, dengan total dana terhimpun dari keenamnya sekitar Rp1,79 triliun.
Sebanyak lima saham perusahaan yang menggelar IPO mengalami kenaikan signifikan atau mencatatkan Auto Reject Atas (ARA) pada hari pertama perdagangan, sedangkan satu perusahaan masih akan menggelar IPO pada Jumat (10/07) besok.
Di sisi lain, Asia Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil tahun 2026 dan 2027 sebesar 5,2 persen, yang memberikan gambaran ketahanan ekonomi dalam negeri di saat ketidakpastian geopolitik, posisi Indonesia mencatatkan pertumbuhan stabil.
"Proyeksi tersebut menunjukkan kondisi target yang realistis kondisi global mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi," ujar Nico.
Dari mancanegara, konflik di kawasan Timur Tengah kembali memanas yaitu militer AS mengkonfirmasi telah melakukan serangan terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut.
Sementara itu, Iran mengancam akan melakukan operasi pembalasan skala besar terhadap pangkalan militer AS di seluruh wilayah tersebut. Permusuhan mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga dapat tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.226.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,69 miliar lembar saham senilai Rp12,07 triliun. Sebanyak 338 saham naik, 296 saham menurun dan 330 tidak bergerak nilainya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
