Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Maret 2021 | 04.32 WIB

Luhut Sebut 1,5 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Disiapkan untuk Bali

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Biro Komunikasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi/Antara - Image

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Biro Komunikasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi/Antara

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sebanyak 1,5 juta dosis vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca akan diberikan untuk penduduk Provinsi Bali dalam waktu dekat. Luhut menyebut, vaksin tersebut diperkirakan akan datang bulan ini atau April 2021 mendatang.

"Kami akan berbicara kepada Gubernur terkait vaksin rr akan lebih banyak untuk Bali. Jadi kami harap Bali bisa memperoleh 1,5 juta vaksin. Harapannya di bulan ini atau bulan depan," ujarnya secara virtual, Jumat (26/3).

Luhut mengungkapkan, program vaksinasi tersebut bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali, sehingga diharapkan dapat mendongkrak jumlah wisatawan domestik. "Tapi sekali lagi, Bali adalah salah satu targetnya. Jadi kami akan terus berupaya keras," tuturnya.

Luhut menjelaskan, wisatawan domestik memiliki peran penting dalam pertumbuhan sektor pariwisata. Sebab, sekitar 90 persen dari total wisatawan di Indonesia adalah wisatawan domestik.

"Wisatawan internasional sangat penting. Tapi jika kami bisa meningkatkan lebih banyak wisatawan domestik, itu juga bisa membantu sektor pariwisata," imbuhnya.

Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster juga menyampaikan permintaan kepada pemerintah pusat untuk memvaksinasi 3 juta penduduknya dari total penduduk yang sebanyak 4,5 juta. Artinya, 70 persen penduduk Bali akan disuntik vaksin.

"Paling lambat yang 2,5 juta itu bisa divaksin pada paling lambat Juli," ucapnya.

Dengan demikian, pemerintah berharap pada bulan Juli 2021 mendatang pemerintah bisa membuka Bali untuk wisatawan asing. "Sehingga arahan Bapak Presiden bulan Juli itu secara bertahap dan terbatas wisatawan mancanegara bisa dimulai. Untuk tahap berikut, setelah Juli itu bisa," pungkasnya.

https://youtu.be/PTm-FUwDAlo

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore