Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 06.39 WIB

Kenang Kwik Kian Gie, Menkeu Sri Mulyani: Kami Berinteraksi Banyak Bagaimana Atasi Krisis Ekonomi dan Perbankan 1997-1998

menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati datang ke rumah duka mantan menteri Perekonomian Kwik Kian Gie, Selasa (29/7/2025). (Instagram @smindrawati) - Image

menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati datang ke rumah duka mantan menteri Perekonomian Kwik Kian Gie, Selasa (29/7/2025). (Instagram @smindrawati)

JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenang sosok Kwik Kian Gie, mantan Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang baru saja tutup usia. 

Salah satu yang dikenang adalah soal interaksinya dengan Kwik untuk bagaimana mengatasi krisis ekonomi dan perbankan pada 1997-1998.

Selain itu, Menkeu juga mengenang Kwik sebagai seseorang yang memiliki cita-cita besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang benar-benar berdaulat, terutama dalam bidang ekonomi.

Terlebih, beberapa jabatan yang pernah diembannya sama dengan perempuan yang akrab disapa Ani ini.

"Indonesia kehilangan seorang sosok yang sangat berarti, Pak Kwik Kian Gie," kata Sri Mulyani yang turut membagikan potret saat melayat ke rumah duka Kwik Kian Gie melalui akun Instagram pribadinya, @smindrawati, Selasa (29/7).

"Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas dan Menko Perekonomian, dua jabatan yang juga pernah saya emban," tambahnya.

Lebih lanjut, bendahara negara ini mengenang soal pertemuannya pada zaman krisis ekonomi dan perbankan pada 1997-1998. Salah satu yang dikenang, yaitu bagaimana dirinya dan Kwik banyak bertemu di ruang-ruang debat publik.

"Pada zaman krisis ekonomi dan perbankan 1997/1998 dan masa awal zaman reformasi, kami banyak bertemu di ruang debat publik. Semua berfokus dan bertujuan mengatasi krisis ekonomi dan keuangan yang sangat dahsyat," lanjutnya.

Selain itu, Ani pun mengingat betul bagaimana kenangannya saat Kwik mengabdi pada negara di era Kabinet Gus Dur. "Kami berinteraksi banyak mengenai bagaimana mengatasi krisis dan negosiasi program IMF maupun penanganan krisis utang negara," ujar Menkeu.

Menurutnya, saat kondisi itu, transisi ekonomi yang sangat sulit, kompleks dan sangat dinamis telah menimbulkan dampak sosial ekonomi politik.

Namun, kata Menkeu, Kwik selalu berpandangan reformasi ekonomi harus berpihak kepada rakyat, dan itu menjadi dasar kuat yang ia perjuangkan selama ini.

Terakhir, Ani menyampaikan duka cita dan berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Tak lupa ia pun mengucapkan terima kasih kepada sosok teladannya ini.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Terima kasih Pak Kwik atas segala yang telah anda berikan kepada bangsa ini," pungkas Menkeu.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore