
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono dalam sambutannya di acara Indonesia Digital Economy Forum 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (23/6)/(Dimas Choirul/Jawapos.com).
JawaPos.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, mengungkapkan optimismenya terhadap pengembangan koperasi desa/kelurahan "Merah Putih" yang saat ini tengah menjadi proyek nasional.
Dalam sambutannya di acara Indonesia Digital Economy Forum 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (23/6), Ferry bahkan sempat menyinggung peluang kemungkinan koperasi desa untuk berinvestasi di aset digital seperti bitcoin.
“Kalau misalkan keuntungan dari koperasi desa ini besar secara akumulatif bisa ditaruh, ditempatkan di investasi di bitcoin kan lumayan luar biasa. Asal jangan gara-gara perang turun lagi,” ujar Ferry.
Pernyataan Ferry ini muncul sebagai bagian dari semangat membangun ekosistem koperasi yang kuat, mandiri, dan produktif di tingkat desa. Koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di 80.000 titik di seluruh Indonesia ditargetkan mulai beroperasi Oktober mendatang.
Ia menekankan pentingnya data desa yang presisi untuk memastikan kelayakan usaha koperasi, termasuk yang ingin bergerak di bidang distribusi LPG, pupuk bersubsidi, hingga sektor produksi lainnya.
“Koperasi desa mau menjadi pengecer pupuk bersubsidi, dia harus tahu berapa petani, berapa jumlah petak sawahnya supaya akurat feasibility study-nya,” jelas Ferry.
Lebih jauh, Ferry menyebutkan bahwa program koperasi desa/kelurahan Merah Putih ini merupakan kelanjutan dari semangat ekonomi kerakyatan yang dulu digagas oleh Margono Djojohadikoesoemo—kakek dari Presiden Prabowo Subianto—yang dikenal sebagai pelopor sistem ekonomi Pancasila.
“Dulu bahkan dalam dokumen itu saya melihat ada yang namanya demokratik rural development, pembangunan yang diprioritaskan di pedesaan,” kata Ferry. Menurutnya, gagasan itu kini diteruskan oleh Presiden Prabowo dengan membangun kembali fondasi koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat.
Ferry juga membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan para pelaku usaha muda, khususnya HIPMI, untuk mendampingi koperasi desa tumbuh dan bersaing. “Jangan lihat desanya, tapi potensi desa ini yang besar sekali kalau bisa dikapitalisasi,” ujarnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
