
Dirut PT Garuda Indonesia Tb Irfan Setiaputra
JawaPos.com - Maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk merespons soal larangan sementara pengangkutan penumpang menuju Hongkong. Perseroan itu menghormati dan menyikapi dengan positif segala kebijakan yang ditetapkan otoritas penerbangan Hongkong dalam kaitan upaya percepatan penanggulangan pandemi Covid-19.
“Perlu kiranya kami sampaikan bahwa selama periode larangan sementara pengangkutan penumpang tersebut, Garuda Indonesia masih diperkenankan untuk melayani angkutan kargo maupun layanan penerbangan outbond dari Hongkong menuju Indonesia,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra melalui pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Kamis (24/6).
Irfan menuturkan, pelarangan tersebut karena adanya penumpang Garuda Indonesia GA 876 rute Jakarta - Hong Kong pada (20/6) lalu dengan hasil test positif Covid-19 setelah menjalani prosedur pemeriksaan Covid-19 lanjutan di bandara Hongkong.
“Perlu kiranya kami sampaikan bahwa seluruh penumpang pada penerbangan dimaksud telah memenuhi persyaratan dokumen perjalanan antar negara termasuk dapat menunjukkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negative, yang sampelnya diambil pada kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipatif optimalisasi protokol kesehatan, dengan menjalankan prosedur disinfeksi armada secara menyeluruh pada pesawat yang melayani penerbangan tersebut.
Pihaknya juga telah menerima pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan Hongkong mengenai kebijakan larangan sementara pengangkutan penumpang menuju Hongkong selama dua pekan mendatang sehak 22 Juni – hingga 5 Juli 2021.
“Garuda Indonesia akan melakukan penyesuaian kebijakan operasional penerbangan untuk layanan pengangkutan penumpang, dimana saat ini kami melayani penerbangan penumpang rute Jakarta - Hongkong sebanyak 1 Kali per minggunya,” jelasnya.
Irfan menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan secara menyeluruh dan konsisten pada seluruh lini operasional dan touch points layanan Garuda Indonesia baik pada pre, in maupun post flight.
Disamping itu, pesawat Garuda Indonesia juga telah dilengkapi dengan teknologi HEPA (High Efficiency Particulate Arrestors) filter yang dapat memfilter udara dan dapat menghilangkan 99,9 persen bakteri dan partikel virus. Selain itu, saat ini Garuda Indonesia menjadi maskapai pertama dan satu-satunya di Indonesia yang melayani penerbangan dengan seluruh awak kabin yang telah memperoleh vaksinasi Covid-19.
“Dalam kaitan ini tentunya kami akan semakin memperkuat koordinasi dengan berbagai stakeholders terkait guna memastikan upaya antisipatif dapat terus ditingkatkan dalam upaya pencegahan penyebarluasan pandemi Covid-19 khususnya terkait kebijakan pergerakan penumpang antar negara,” pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
