Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Mei 2021 | 12.18 WIB

Wamendag Sebut Sistem Resi Gudang Solusi Jaga Harga Jual Petani

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, Jakarta, Selasa (7/1). (Antara Photo) - Image

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, Jakarta, Selasa (7/1). (Antara Photo)

JawaPos.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga memandang, pengembangan pasar komoditas gambir di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat masih sangat prospektif. Sayangnya potensi ini belum dibarengi peningkatan produktivitas maupun pendapatan petani.

Jerry mengatakan, Sistem Resi Gudang (SRG) menjadi solusi bagi petani dalam mengatasi musim panen. Skema resi gudang ini diharapkan membantu petani untuk mendapatkan harga tawar yang lebih baik dan jaminan penyerapan pasar.

"Apalagi gambir di Kabupaten Limapuluh Kota menjadi komoditas daerah dengan keunggulan komparatif yang harus benar-benar diperhatikan," kata Jerry dalam keterangannya, Sabtu (22/5).

Menurutnya, dengan adanya sistem resi gudang ini petani tidak harus segera menjual hasil panen karena dapat menyimpan hasil panennya di gudang. SRG ini salah satu solusi untuk mengatasi harga jual.

"Sistem resi gudang berpotensi menjadi instrumen dalam mendukung pengendalian ketersediaan stok dan stabilitas harga komoditas pangan. Sebab, SRG dapat menjadi alternatif instrumen dalam mendukung tata niaga dan distribusi," jelasnya.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan melalui dana DAK telah membangun 2 Gudang SRG di Kabupaten Limapuluh Kota, yaitu Gudang SRG di Nagari Sarilamak Kecamatan Harau dibangun tahun 2014 dan Gudang SRG di Nagari Gunung Malintang Kecamatan Pangkalan Kotobaru dibangun tahun 2017. Kedua gudang tersebut dapat menampung hasil produk petani gambir sebanyak 3.000 ton.

Program SRG ini, lanjutnya, hal itu merupakan program pemerintah yang diatur dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun 2011 tentang Sistem Resi Gudang. Kementerian Perdagangan juga telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 33 Tahun 2018 tentang Barang dan Persyaratan Barang yang Dapat Disimpan dalam Gudang Sistem Resi Gudang.

Ada 18 komoditas yang bisa diresigudangkan, diantaranya, gabah, garam, beras, gambir, jagung, teh, kopi, kopra, kakao, timah, lada, bawang merah, karet, ikan, rumput laut, pala, rota, dan ayam beku karkas.

"Keunggulan dengan resi gudang ini tidak perlu lagi pihak perbankan untuk studi kelayakan. Ini sudah menjadi jaminan pasti. Tentunya, untuk masuk ke Resi Gudang, ada syarat dan ketentuan. Salah satunya produknya harus berkualitas," paparnya.

Sementara, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri menekankan, pihaknya akan melakukan pengawalan SRG ini sehingga dapat membantu kesejahteraan petani. Pihaknya juga sangat berterima kasih atas perhatian dari Kementerian Perdagangan, khususnya terhadap pengembangan SRG dan pengembangan teknologi digital kepada UMKM.

"Kami apresiasi kepada Kemendag terhadap pengembangan SRG dan UMKM. Semoga kedatangan Wamen dapat memberikan solusi terbaik untuk hal itu," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore