
Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo (tengah) bersama Direktur Pengembangan Investasi Edwin Michael Ridwan (kiri), Direktur Perencanaan Strategis dan TI Pramudya Iriawan Buntoro (kedua kiri), Direktur Pelayanan Roswita Nilakurnia (ketiga kiri), D
JawaPos.com - Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menyambut positif pertemuan jajaran direksi BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) dengan para konfederasi serikat pekerja atau buruh Indonesia. Presiden KSBS Elly Rosita Silaban mengaku, pertemuan langsung dengan jajaran direksi BPJamsostek pada tiga pekan pertama kerja itu belum pernah dialami sebelumnya.
"Pertama keren karena dalam tiga minggu pertama langsung mengundang pimpinan konfederasi terbesar di Indonesia. Pertemuan ini merupakan awal komunikasi yang baik antara BPJamsostek dan serikat buruh sebagai mitra. Apalagi, sejak awal pihak serikat buruh menginginkan keterbukaan dan dialog," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (23/3).
Menurutnya, pihaknya telah melihat manfaat yang sangat bagus dari BPJamsostek. Pihaknya berharap komunikasi BPJamsostek dengan para buruh bisa ditingkatkan lagi.
"Terkait isu-isu negatif, kami serahkan langsung kepada yang berwenang. Karena jujur, sampai saat ini saya belum melihat ada pengaduan dari anggota kami terkait pelayanan," imbuhnya lagi.
Sementara, terkait kasus penyelidikan pengelolaan investasi BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya menjunjung asas praduga tak bersalah. Hal senada diungkapkan Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani (KSPSI AGN) Hermanto Achmad.
Dirinya menjelaskan, susunan direksi baru ini sangat beragam. Karena tiga orang berasal dari dalam (internal) dan empat dari luar (eksternal).
"Saya kira ini bagus dan saling bisa bersinergi diantara mereka," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, terdapat jenjang karir dari karyawan BPJamsostek untuk mendapat posisi menjadi direksi. Artinya, para karyawan mendapat penghargaan bahwa suatu saat dapat menjadi direksi, sehingga dapat termotivasi dalam bekerja.
"Langkah direksi BPJamsostek mengadakan pertemuan dengan para stakeholder sangat positif. Saya berharap akan ada pertemuan reguler lainnya. Komunikasi diantara kita jangan sampai sini saja, jangan ada hambatan komunikasi dalam hal kebaikan," tuturnya.
Sementara, mengenai penyelidikan kasus dugaan penyimpangan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung, KSBSI mendukung proses hukum. "Proses hukum ini harus dilakukan secara clear dan harus ada kejelasan duduk persoalannya dari Kejaksaan Agung. Kalau ada kejelasan, maka tidak akan ada prasangka buruk dari dari para peserta," tegasnya.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pertemuan direksi dengan para Konfederasi Serikat Buruh ini merupakan sebagian dari pengenalan pada stakeholder utama serta dibukanya jalur komunikasi yang konstruktif untuk kerjasama di kemudian hari.
Anggoro menambahkan, pihaknya akan selalu transparan, karena BPJamsostek dan para serikat buruh akan saling bekerjasama, maka harus ada kepercayaan. "Kalau kami dapat kepercayaan maka kami akan lebih optimal dalam bekerja”, ucapnya.
Pihaknya mengatakan, target kedepannya adalah kepesertaan. "Jelas akan memperbanyak kesertaan atau coverage. Saat ini kepsertaan baru 30 persen dari total pekerja Indonesia. maka target kita menuju ke angka lebih dari 50 persen kepesertaan dari total pekerja Indonesia," ungkapnya.
Lebih lanjut, Anggoro mengatakan pelayanan juga akan diperbaiki dalam waktu dekat. "Perbaikan bisnis proses di dalam, manual dikurangi. Intinya kami akan mendigitalisasi BPJamsostek," tandasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=cHYeDTUTISI

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
