Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Desember 2024 | 06.01 WIB

Berkat Teknologi Ini, Injourney Pastikan Penumpang Pesawat di Bandara Soetta Tak Perlu Lagi Keluarkan Laptop dan Air Mineral saat Check Point

Teknologi baru security check point bernama Automated Tray Returned Syatem (ATRS) untuk melayani penumpang pesawat selama libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Bandara Soetta, Jumat (20/12). - Image

Teknologi baru security check point bernama Automated Tray Returned Syatem (ATRS) untuk melayani penumpang pesawat selama libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Bandara Soetta, Jumat (20/12).

JawaPos.com - PT Angkasa Pura Indonesia atau Injourney Airports memastikan proses security check point atau pemeriksaan keamanan penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, jadi lebih mudah.

 
Hal ini disampaikan Direktur Utama Angkasa Pura Indonesia, Faik Fahmi saat mengumumkan penerapan teknologi baru security check point bernama Automated Tray Returned Syatem (ATRS) untuk melayani penumpang pesawat selama libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Bandara Soetta, Jumat (20/12).
 
“Area security checkpoint itu kita memanfaatkan teknologi terbaru untuk pemeriksaan penumpang dalam bentuk ATRS,” kata Faik Fahmi dalam konferensi pers di Bandara Soetta, Jumat (20/12).
 
Dia mengungkapkan, dengan alat lama security check point di Bandara Soetta hanya mampu melayani sebanyak 200 orang per jam. Namun, dengan kehadiran dua mesin ATRS di Keberangkatan Domestik Terminal 3, proses security check point bisa jadi lebih cepat, mencapai 500 orang dalam satu jam.
 
Ia menyebut, kecepatan ini bisa diterapkan karena setiap penumpang yang melalui check point ATRS tidak harus mengeluarkan air mineral dan laptop di dalam tas. Namun selama libur Nataru, Faik memeastikan baru ada dua alat yang dioperasikan di Terminal 3 Bandara Soetta.
 
“Jadi prosesnya itu bisa cepat, karena apa? penumpang yang datang tidak perlu mengeluarkan laptop. Tidak perlu mengeluarkan air mineral, jadi langsung bisa dideteksi melalui sistem yang kita punya,” jelasnya.
 
Selain itu, kata dia, dengan check point terbaru, setiap bagasi kabin penumpang yang perlu diperiksa petugas akan secara otomatis berpindah ke jalur khusus. Sehingga, ia memastikan orang di belakang tidak akan terganggu saat antre.
 
“Kalau ada bagasi yang perlu diperiksa, itu juga akan langsung berpindah ke jalur khusus. Jadi tidak mengganggu orang yang ada di belakangnya,” ujar Faik.
 
Lebih lanjut, dia berharap dengan penerapan ATRS di Terminal 3 Bandara Soetta dapat mengurai kepadatan penumpang saat melakukan check point di area keberangkatan. Selain itu, diharapkan dapat mempersingkat proses check point yang biasanya memakan waktu lama.
 
“Jadi harapannya dengan konsep ATRS yang terbaru ini. Flow penumpang yang selama ini banyak menjadi konsep penumpang karena numpuk di area Security Check Point, ini sudah bisa terselesaikan,” pungkas Faik.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore