
Ilustrasi
JawaPos.com - PT Kereta Api Borneo (KAB), anak perusahaan Russian Railways, akhirnya bergairah lagi. Setelah hampir dua tahun tanpa kepastian sejak di-groundbreaking Presiden Joko Widodo, PT KAB menegaskan kelanjutan proyek kereta api dan pelabuhan di Penajam Paser Utara (PPU). Lebih tepatnya di Kawasan Industri Buluminung yang kelak berganti jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Diketahui, Russian Railways menggelontorkan investasi senilai USD 2 miliar atau setara Rp 26 triliun untuk dua paket megaproyek di Kaltim. Paket pertama yang disebut dengan jalur utara berupa pembangunan rel kereta api. Proyek ini terdiri dari dua segmen. Pertama, rel kereta api sepanjang 270 kilometer yang membentang dari Tabang, Kukar menuju Melak, Kubar. Segmen kedua, rel sepanjang 305 kilometer dari Penajam, PPU juga menuju Kubar.
Adapun proyek kedua yang disebut jalur selatan berupa pembangunan kawasan pelabuhan dan industri (marine techno park) di Buluminung. “Kesiapan lahan untuk di PPU, sudah dibebaskan 140 hektare. Di atas tanah itu, PT KAB akan segera membangun pelabuhan. Di samping pelabuhan, mereka juga banyak sekali menawarkan kerja sama industri yang berteknologi tinggi,” kata Faroek selepas menggelar pertemuan tertutup selama dua jam dengan pihak PT KAB, Russian Railways di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (10/7).
Selain pejabat organisasi pemerintah daerah (OPD) Pemprov Kaltim, turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Vladimir Volkov (deputy CEO Head of Constructor Business Development PT KAB), Sergey Kuznetsov (president director PT KAB), Sergei Rossomakhov (Trade Representative Rusia di Indonesia), dan Andrey Mogilevtsev dari Kedutaan Rusia di Indonesia. Gubernur menuturkan, dari dua paket kegiatan PT KAB di Kaltim, jalur selatan terlebih dulu dikerjakan.
Melalui pembangunan marine techno park, sedikitnya ada tujuh perusahaan yang menyatakan minatnya berinvestasi. Di antaranya, Armastek, produsen, dan penjualan polimer dengan penguat fiber modern sebagai alternatif fiber logam untuk bahan penguat mortar semen.
Kemudian Kamaz, korporasi mobil terbesar di Rusia yang masuk dalam 20 besar produsen truk berat. “Pendek kata, selain kereta api yang mau dibangun dari PPU sampai Kutai Barat, mereka juga banyak menawarkan teknologi tinggi ke Kaltim. Saya menawarkan mereka juga masuk ke KEK Maloy di Kutim,” tutur Awang.
Dia melanjutkan, sejauh ini, tak ada kendala untuk merealisasikan proyek kereta api dan pelabuhan. Hanya, dia menggarisbawahi masalah pembebasan lahan. Dikatakan, rel kereta api yang membentang di empat kabupaten perlu dukungan pemda. “Bupati Kutai Barat, Kukar, PPU, dan Paser akan kita kumpulkan. Bupati PPU membantu sepenuhnya pengadaan lahan di PPU. Tinggal bantuan bupati Paser, Kubar, dan Kukar yang akan dilewati rel kereta api,” sebutnya.
Menurut dia, kereta api bukan hanya berdampak positif bagi perusahaan batu bara, kelapa sawit dan hutan di Kaltim karena menekan biaya produksi tanpa harus membangun jalan hauling. Melainkan, ada komitmen dari PT KAB untuk tidak hanya batu bara mentah yang diekspor, tapi yang mengolahnya.
“Jadi, industri batu bara Kaltim ke depan akan memasuki wilayah hilir. Semua perusahaan baik batu bara, sawit, dan HTI untuk memanfaatkan angkutan ini. Ini lebih murah daripada membangun hauling sendiri. Kami siap memfasilitasi KAB dengan semua perusahaan batu bara yang ada di Kaltim,” katanya.
Selain itu, sambung gubernur, rel kereta api membuat konektivitas antardaerah di Kaltim terwujud. “Tidak ada lagi kabupaten terisolasi, mereka akan memiliki infrastruktur. Sementara itu, Andrey Mogilevtsev menuturkan, pada tahap awal, PT KAB akan memprioritaskan pembangunan kawasan pelabuhan dan industri di Buluminung. “Dalam waktu dekat, kita akan menggambarkan time schedule untuk memulai kegiatan,” ungkapnya. Dia menuturkan, di luar urusan pembebasan lahan, pembangunan kereta api dan pelabuhan memakan waktu 2–5 tahun.
PERAKITAN MOBIL
Andrey melanjutkan, perakitan mobil Kamaz di Kaltim sudah melalui survei. Jadi, pihaknya mantap memilih Kaltim bukan di Pulau Jawa. Survei tersebut batimetri dan hidro oseanografi. Sedikitnya, pihaknya telah melakukan 130 kali pengeboran tanah dan mengumpulkan sekitar 2 ribu sampel untuk menganalisis ketahanan tanah di Buluminung. “Nanti (survei) akan diselesaikan akhir Juli ini,” yakinnya. Seluruh aktivitas perakitan mobil di Buluminung, ujar dia, berdiri di atas lahan marine techno park yang memiliki luas 140 hektare.
“Karena itu, kami akan ajukan lagi agar Buluminung sebagai KEK sehingga fasilitas perakitan mobil di area kami di Penajam. Hingga saat ini, kami masih mengumpulkan daftar investor. Yang telah melakukan pendekatan memang ada yang potensial dan menyatakan minatnya,” sebutnya. Vladimir menambahkan, kegiatan PT KAB akan menyatukan berbagai transportasi di Kaltim. “Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, termasuk memproduksi alat-alat berat,” jelasnya. (riz/rom/k8/fab/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022