
Kondisi bus pariwisata yang muat rombongan RS Bina Sehat Jember usai kecelakaan maut di jalur Bromo Boto, Probolinggo. Gubernur Jatim Khofifah sampaikan duka cita. (Inneke Agustin/ Radar Bromo)
JawaPos.com - Rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember mengalami nasib tragis. Niat liburan bersama keluarga pada Minggu (14/9) kandas di tengah jalan. Bus parwisata IND’s 88 yang mereka tumpangi mengalami rem blong di Jalur Wisata Gunung Bromo. Akibatnya kecelakaan maut terjadi. Sebanyak 8 korban meninggal dunia. Termasuk Hendra Pratama dan keluarganya.
Dalam perjalanan itu, Hendra yang berasal dari Jember turut serta bersama istrinya, Wardatus Soleha, dan putrinya berusia 7 tahun, Aiza Fahrani Agustin. Kerabat Hendra mengaku sangat kaget ketika mendapat informasi ihwal kecelakaan bus pariwisata tersebut. Sebab, Hendra berangkat satu keluarga, bersama anak dan istrinya.
”Korban meninggal atas nama Hendra beserta istri dan putri keduanya. Mereka masih kerabat keponakan saya,” ungkap Taufik Hidayah, kerabat Hendra, dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group), pada Senin (15/9).
Taufik mengaku, sebelum kecelakaan terjadi dia sempat melihat unggahan pada status WhatsApp keluarga Hendra. Dia menyatakan bahwa Wardatus Soleha sempat berfoto bersama suami dan putrinya di atas Jeep dengan latar foto Gunung Bromo. Tidak lama setelahnya, dia mendapat kabar bahwa bus yang ditumpangi Hendra dan keluarga mengalami kecelakaan.
”Pagi saya masih melihat histori di WhatsApp istrinya, mereka berfoto di atas Jeep berlatar Gunung Bromo. Namun siangnya ada informasi bus yang ditumpangi bersama teman-temannya dari RS Bina Sehat mengalami kecelakaan saat pulang,” terang dia.
Hendra dan keluarga turut serta dalam rombongan wisata yang berangkat sejak Sabtu (13/9). Di Rumah Sakit Bina Sehat Jember, Hendra bertugas sebagai customer service. Sementara istrinya bertugas di rumah sebagai ibu rumah tangga yang juga mengelola kios ponsel. Jenazah Hendra, istri, dan anaknya dimakamkan di Desa Serut, Kecamatan Panti, yang merupakan tempat asal istri Hendra.
”Istrinya memang asli Desa Serut. Rencana dimakamkan di sana,” kata Taufik.
Kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) terjadi kemarin siang. Bus yang ditumpangi rombongan wisatawan asal Jember itu kehilangan kendali saat melintas di jalur menurun yang curam. Berdasar pengakuan sopir, bus tersebut mengalami rem blong hingga meluncur kencang menabrak tembok rumah warga sampai terguling.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
