
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan. (Polri)
JawaPos.com - Polda Jawa Barat (Jabar) sudah meringkus ratusan preman sejak mendapat perintah memberantas premanisme. Tidak berhenti di situ, mereka akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Khususnya selama Operasi Pekat II Lodaya berlangsung.
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menegaskan hal itu melalui keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (10/5). Dia menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Selain itu, membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar lebih berani melapor bila terjadi tindakan atau aksi premanisme di sekitar mereka.
”Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat,” kata dia.
Selama Operasi Pekat II Lodaya berlangsung, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar bersama satuan kewilayahan di wilayah hukum Polda Jabar berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungutan liar atau pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi.
Diantaranya pengungkapan praktik pungli di Pasar Caringin Kota Bandung yang dilakukan dengan cara memaksa sopir kendaraan niaga membayar uang parkir tanpa dasar hukum dan aksi premanisme penjualan minuman secara paksa. Di Ciamis, polisi menangkap sekelompok pelaku yang melakukan kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadan yang sempat viral di media sosial.
Terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa di wilayah Subang premanisme juga terungkap di kawasan industri Smartpolitan dan pabrik keramik. Di sana seorang sopir angkutan logistik dipaksa membayar pungutan keamanan fiktif.
”Kasus serupa terjadi di Pasar Bogor dengan modus penjualan kue secara paksa kepada pedagang yang dilakukan oleh pelaku dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan pungli. Bahkan, praktik pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam juga berhasil dibongkar di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor,” imbuhnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
