Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Januari 2024 | 15.30 WIB

Trayek Baru Damri Via JLS Akan Melalui Jalan Nasional Bersama PO, Begini Penjelasan Dishub Tulungagung

Awal beroperasi trayek baru Damri via JLS akan melalui jalan nasional (PUPR) - Image

Awal beroperasi trayek baru Damri via JLS akan melalui jalan nasional (PUPR)

JawaPos.com - Hadirnya trayek baru Damri via JLS tentunya sangat dinanti-nanti oleh masyarakat.

Sebab dengan kehadiran transportasi perintis tersebut, masyarakat dapat mudah menuju pantai yang ada di Jawa Timur.

Dilansir dari Radar Tulungagung (Grup Jawa Pos) bahwa trayek baru Damri via JLS tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menuju ke arah Trenggalek ataupun Pacitan.

Tak hanya itu saja, menurut Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Sujarmani, selain masyarakat dapat menerima manfaat dari trayek baru Damri via JLS tersebut, ini juga sebagai kebangkitan transportasi Damri yang sedikit mati Suri.

“Ini memang untuk menyediakan masyarakat yang turun di Stasiun Tulungagung lalu hendak ke arah Trenggalek atau Pacitan. Jadi nanti akan lebih mudah,” ujar Sujarmani.

“Upaya pemerintah untuk menghidupkan kembali angkutan massa yang selama ini agak mati suri,” ungkap pria nyentrik tersebut,” imbuh dia.

Namun pada awal beroperasi nanti, Sujarmani mengungkapkan bahwa trayek itu masih akan melalui jalan nasional bersama dengan perusahaan otobus (PO) lainnya.

Hal ini karena JLS antara Tulungagung - Pacitan belum tembus seluruhnya.

“Tapi kalau nanti JLS Tulungagung hingga Pacitan sudah tembus semuanya, pasti nanti akan ditata kembali pada trayek sesuai perencanaan yang sebenarnya,” paparnya.

Dia menambahkan masyarakat nantinya bisa memilih diantara banyak PO yang beroperasi di Tulungagung. Pemerintah dalam hal ini telah menyediakan banyak fasilitas angkutan massa untuk membantu mobilitas masyarakat.

“Kalau kita bicara PO ini kan juga bicara bisnis juga. Jadi biarlah mereka menawarkan pelayanan terbaiknya, nah masyarakat lah yang nantinya akan memilih,”ujar Sujarmani.

Sujarmani juga mengatakan bahwa trayek ini sebenarnya tergolong kelas ekonomi.

Satu armada minibus bisa diisi maksimal oleh 14 penumpang. Sementara harganya pun dikonfirmasi sangat terjangkau.

“Kami konfirmasi dari Damri sendiri tarifnya akan bersifat flat. Jauh dekat nanti akan dikenakan antara 18 sampai 20 ribu saja,” sebutnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore