
Proses pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri. (Twitter (X)/@txttransportasi)
JawaPos.com – Verifikasi administrasi Bandara Internasional Dhoho Kediri telah dimulai sejak Kamis (9/11).
Verifikasi administrasi tersebut dilakukan di Jogjakarta, sementara verifikasi fisik untuk menilai kelayakan bandara akan langsung dilakukan di Kediri.
Proses verifikasi kelayakan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan RI ini akan berlangsung hingga Kamis (30/11).
Kegiatan yang berlangsung selama hampir satu bulan ini dilakukan untuk mengevaluasi kesiapan operasional melalui sejumlah dokumen pendukung.
Lamanya waktu verifikasi ini disebabkan oleh kesungguhan tim Kementerian Perhubungan dalam memperhatikan detail kondisi bandara agar sesuai standar internasional.
Selain itu, Kemenhub juga akan memeriksa kondisi sebenarnya dari infrastruktur pendukung di Bandara Internasional Dhoho Kediri, terutama dalam hal kelayakan untuk landasan pacu pendaratan dan lepas landas pesawat.
Landasan pacu berukuran 3.300 meter dan lebar 60 meter sebelumnya telah selesai dibangun sejak minggu lalu.
Lokasi take-off dan landing pesawat menjadi salah satu aspek yang akan diperiksa untuk menilai kelayakan operasionalnya.
Dikutip dari Radar Kediri pada Sabtu (11/11), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Kediri, Sukadi, mengungkapkan bahwa verifikasi oleh Kemenhub mencakup semua kelengkapan untuk operasional bandara, termasuk administrasi, sarana dan prasarana, serta sarana penunjang.
Proses verifikasi harus dilakukan dengan teliti karena kesalahan sedikit saja dapat berdampak fatal.
Bandara yang baik harus juga memiliki Air Traffic Controller (ATC), terminal parkir pesawat, loket, ruang tunggu, lokasi parkir penumpang, karyawan, cargo, pemadam kebakaran, taksi, bus khusus, dan akses layanan yang baik di dalamnya.
Dari seluruh sarana penunjang yang ada di bandara, runway atau landasan pacu pesawat dianggap sebagai hal yang paling krusial.
Tim Kemenhub akan memastikan bahwa landasan pacu di Bandara Internasional Dhoho aman untuk digunakan pada saat take-off dan landing pesawat dengan melakukan simulasi penerbangan menggunakan pesawat tanpa awak.
Melihat lebar dan panjang landasan pacu yang mencapai puluhan meter, Bandara Dhoho dapat didarati oleh pesawat berbadan besar yang biasanya digunakan untuk penerbangan internasional.
Dengan kesiapan tersebut, rencana pembukaan tiga rute utama bandara, yaitu Kediri-Bali, Kediri-Jakarta, dan Kediri-Jeddah diharapkan dapat berjalan lancar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
