
Situasi memanas, massa pendukung salah satu calon ketua umum PBNU menggeruduk lokasi sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU di Jombang, Minggu (30/8). (Anggi Fridianto/ Jawa Pos Radar Jombang)
JawaPos.com - Pelaksanaan hari keempat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8), sempat memanas hingga terjadi adu jotos.
Kericuhan bermula saat massa pendukung salah satu calon Ketua Umum PBNU menggeruduk lokasi sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU di Gedung Serbaguna (GSG) Hasbullah Said PPBU Tambakberas pada Minggu siang.
Dalam forum tersebut, pimpinan sidang bersama peserta muktamar menyepakati sejumlah aturan terkait mekanisme dan tatat tertib pemilihan ketua umum PBNU periode 2026 - 2031.
Aksi massa tersebut mendapat perlawanan dari petugas keamanan, termasuk Banser. Aksi saling dorong antara kedua kelompok pun berubah menjadi adu jotos, hingga forum terpaksa ditunda.
Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU Bidang Humas dan Publikasi, Muhammad Izzul Islam, membenarkan kericuhan tersebut. Ia menyebut situasi memanas sekitar pukul 12.00 WIB usai tata tertib pemilihan Ketum PBNU disepakati.
“Yang melakukan kericuhan itu oknum yang bukan peserta resmi muktamar. Tim keamanan berhasil memukul mundur massa dari sisi barat tenda arena utama," tuturnya, dikutip dari Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (30/8).
Salah satu massa, Muhammad Akbar Jadi, menyebut aksi protes dilakukan karena menilai sidang pleno komisi organisasi tidak adil dan berdampak pada tersingkirnya KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) dari calon Ketum PBNU.
"Karena itu kami berharap kiai sepuh turun tangan ikut terlibat mengevaluasi pimpinan sidang dan mencabut keputusan-keputusan yang tidak berpihak dan berlaku dzolim kepada calon Ketum PBNU," katanya.
Syarat yang menurut Akbar tidak adil dan berpotensi mengagalkan pencalonan Gus Yusuf, yakni masa iddah politik, harus menjadi pengurus baik di tingkat PCNU, PWNU, atau pun PBNU, dan badan otonom atau lembaga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
