Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Juli 2025 | 20.11 WIB

Dedi Mulyadi Dicurhati Masyarakat saat Nganjang ke Warga Parung Panjang Bogor: Dari soal PIP hingga Tanah Kelompok Tani Diserobot Perusahaan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa warga pada acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga Edisi 15 di Lapangan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa warga pada acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga Edisi 15 di Lapangan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kedatangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi  ke Parung Panjang Bogor tadi malam, Sabtu (12/7), dimanfaatkan oleh warga untuk mengungkapkan berbagai permasalahan yang mereka alami.

Sebelum acara yang dipusatkan di lapangan Parung Panjang itu berakhir, sejumlah warga membentangkan karton bertuliskan tangan tepat di depan panggung.

Ada yang mengeluhkan tentang dana Program Indonesia Pintar (PIP), masalah BLT, ada juga keluhan yang cukup serius penyerobotan lahan pertanian oleh PT.

"PIP SMK Nida. Hak siswa dirampok oknum sekolah," demikian salah satu tulisan yang diperlihatkan kepada Dedi Mulyadi yang saat itu masih berada di atas panggung.

Lantaran tak dapat melihat secara jelas, sejumlah karton dengan tulisan tangan keluhan warga kemudian diminta untuk dibawa ke atas panggung. 

Melihat kualitas masalah yang diadukan, Dedi Mulyadi meminta salah seorang warga perwakilan kelompok tani untuk naik ke atas panggung.

Orang itu kemudian curhat, mengaku dikeroyok preman buntut adanya permasalahan kelompok tani dengan salah satu perusahaan.

Tanah milik kelompok tani yang diserobot PT yang katanya akan digunakan untuk proyek perumahan. Dedi Mulyadi sontak terkejut. Dia pun menegaskan akan mendatangkan tim dari Pemprov Jabar untuk memperjelas kasus tersebut.

"Senin (14/7), tim lingkungan hidup Provinsi Jawa Barat sama Polda Jabar ke sana," kata Dedi Mulyadi.

Selain menerima keluhan warga, pria yang kerap disapa KDM juga memberikan santunan untuk keluarga kurang mampu sebesar Rp 10 juta.

Angka itu mendadak naik menjadi Rp 20 juta lebih karena Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, anggota DPRD, dan DPR yang hadir pada kesempatan itu juga turun tangan memberikan sumbangan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore