
Tangkapan layar pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Meilanie, 46, ibu yang menjadi korban penganiayaan oleh anaknya sendiri Moch Ichsan, 22. (Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui Meilanie, 46, ibu yang menjadi korban penganiayaan oleh anaknya sendiri Moch Ichsan, 22.
Dikutip dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (23/6), Meilanie bercerita tentang tragedi memilukan itu di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Ia mengungkapkan bahwa pelaku merupakan anak semata wayangnya dari pernikahan yang telah berakhir sejak beberapa tahun lalu. Anaknya yang merupakan lulusan SMA itu pun tak kunjung mendapatkan kerja.
Namun, ia berencana bekerja di sebuah warung kopi. Kemudian, sang anak meminta uang sebesar Rp 30 ribu untuk ongkos ke tempat warung kopi tersebut pada Kamis (19/6).
Meilanie pun tak menyanggupi permintaan itu lantaran tidak memiliki uang. Ia kemudian menyarankan anaknya agar pergi menggunakan sepeda. Sayangnya, sang anak menolak dan bahkan meminta agar sang ibu meminjam motor tetangganya.
"Yang buat dia marah sama sikap ibu apa?" tanya Dedi Mulyadi.
"Kalau permintaan dia tidak dipenuhi," jawab Meilanie.
Ia juga mengungkapkan, kemarahan sang anak bukanlah yang pertama kali. Ia seringkali marah ketika tidak diberikan uang.
"Sebelumnya marah karena minta uang tapi gak separah ini. Minta uang paling besar Rp 100 ribu, Rp 50 ribu. Kemarin minta Rp 30 ribu tapi gak ada bilangnya buat ongkos kerja," ungkapnya.
Lebih jauh Meilanie menjelaskan, saat peristiwa terjadi, pelaku sempat mengira dirinya membanting HP kepada pelaku. Hal itu membuat Ichsan marah hingga akhirnya meluapkan emosi dengan memukul perempuan yang telah melahirkannya itu.
Meilanie yang hanya mendapat upah Rp 40 ribu sehari dari membantu tetangga membuat kue, mengaku dipukul di bagian kepala dan badan setelah sang anak mengira ia membanting ponsel, padahal hanya disimpan biasa.
"Dipukul kepala dan badan," tutur Meilanie.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM itu pun mengungkapkan akan membawa Meilanie ke rumah sakit untuk menjalani CT scan.
"Doain ibunya sehat karena mengalami pemukulan di kepala. Hari ini akan segera dibawa ke rumah sakit untuk CT scan," ucap KDM.
Kasus ini pun telah dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat (1) UU RI No 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
