Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Juni 2025 | 07.20 WIB

Kisah Pilu Meilanie, Ibu yang Dianiaya Anak Kandung di Bekasi, Ditemui Langsung Gubernur Dedi Mulyadi

Tangkapan layar pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Meilanie, 46, ibu yang menjadi korban penganiayaan oleh anaknya sendiri Moch Ichsan, 22. (Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL) - Image

Tangkapan layar pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Meilanie, 46, ibu yang menjadi korban penganiayaan oleh anaknya sendiri Moch Ichsan, 22. (Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui Meilanie, 46, ibu yang menjadi korban penganiayaan oleh anaknya sendiri Moch Ichsan, 22. 

Dikutip dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (23/6), Meilanie bercerita tentang tragedi memilukan itu di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

Ia mengungkapkan bahwa pelaku merupakan anak semata wayangnya dari pernikahan yang telah berakhir sejak beberapa tahun lalu. Anaknya yang merupakan lulusan SMA itu pun tak kunjung mendapatkan kerja.

Namun, ia berencana bekerja di sebuah warung kopi. Kemudian, sang anak meminta uang sebesar Rp 30 ribu untuk ongkos ke tempat warung kopi tersebut pada Kamis (19/6).

Meilanie pun tak menyanggupi permintaan itu lantaran tidak memiliki uang. Ia kemudian menyarankan anaknya agar pergi menggunakan sepeda. Sayangnya, sang anak menolak dan bahkan meminta agar sang ibu meminjam motor tetangganya. 

"Yang buat dia marah sama sikap ibu apa?" tanya Dedi Mulyadi.

"Kalau permintaan dia tidak dipenuhi," jawab Meilanie

Ia juga mengungkapkan, kemarahan sang anak bukanlah yang pertama kali. Ia seringkali marah ketika tidak diberikan uang.

"Sebelumnya marah karena minta uang tapi gak separah ini. Minta uang paling besar Rp 100 ribu, Rp 50 ribu. Kemarin minta Rp 30 ribu tapi gak ada bilangnya buat ongkos kerja," ungkapnya.

Lebih jauh Meilanie menjelaskan, saat peristiwa terjadi, pelaku sempat mengira dirinya membanting HP kepada pelaku. Hal itu membuat Ichsan marah hingga akhirnya meluapkan emosi dengan memukul perempuan yang telah melahirkannya itu.

Meilanie yang hanya mendapat upah Rp 40 ribu sehari dari membantu tetangga membuat kue, mengaku dipukul di bagian kepala dan badan setelah sang anak mengira ia membanting ponsel, padahal hanya disimpan biasa.

"Dipukul kepala dan badan," tutur Meilanie.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM itu pun mengungkapkan akan membawa Meilanie ke rumah sakit untuk menjalani CT scan.

"Doain ibunya sehat karena mengalami pemukulan di kepala. Hari ini akan segera dibawa ke rumah sakit untuk CT scan," ucap KDM.

Kasus ini pun telah dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat (1) UU RI No 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore