Restoran ayam goreng di Kota Solo yang sudah buka puluhan tahun ternyata non-halal, jadi viral di media sosial. (Platform X)
JawaPos.com - Sejumlah pelanggan muslim Ayam Goreng Widuran di Solo menyatakan kekecewaannya setelah mengetahui bahwa menu yang disajikan ternyata non-halal. Hal ini baru terungkap setelah pihak rumah makan yang berlokasi di Jalan Sutan Syahrir No. 71, Kepatihan Kulon, Jebres itu mengumumkan secara resmi bahwa mereka menggunakan minyak babi dalam proses memasak, khususnya untuk menggoreng kremesan.
Padahal, selama ini banyak pelanggan muslim yang menjadi langganan tetap Ayam Goreng Widuran karena rasa ayam gorengnya yang terkenal lezat.
Namun, pengakuan bahwa menu mereka mengandung unsur non-halal membuat sebagian pelanggan merasa tidak dihargai dan ditipu. Kekecewaan ini pun disampaikan melalui berbagai ulasan di Google Review.
Salah satu ulasan datang dari pengguna bernama Teguh, yang mengaku baru tahu menu tidak halal setelah hampir memesan satu ekor ayam.
“Penjual tidak jujur. Sudah terlanjur pesan ayam satu ekor, saya datang dengan keluarga yang berhijab dan tidak diinfokan makanan non-halal. Ternyata setelah saya tanya karyawan, jawabannya NON-HALAL. Langsung saya batalkan pesanan,” tulisnya, dikutip dari Radar Solo, Minggu (25/5).
Pengguna lainnya, Nifira, juga membagikan kekecewaannya. Ia menilai pihak rumah makan tidak transparan sejak awal.
“Sudah tanya dan dikonfirmasi langsung bahwa tidak halal, tapi tidak ada penjelasan kenapa. Padahal banyak pengunjung yang berhijab makan di sini. Dulu sempat curiga kenapa ayamnya enak banget, tapi tidak menyangka ternyata ada unsur non-halalnya,” tulisnya.
Ia pun mengungkapkan bahwa keluarganya sudah menjadi pelanggan sejak lama.
Sebelumnya, pihak Ayam Goreng Widuran akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan telah menempelkan pemberitahuan "NON-HALAL" di warung serta media sosial resminya.
Dalam pernyataan tertulis, mereka mengaku memahami keresahan masyarakat dan berjanji akan melakukan perbaikan.
Pengelola menyebut bahwa unsur non-halal berasal dari penggunaan minyak babi untuk menggoreng kremesan.
Meskipun rasa ayam goreng dan kremesan mereka tetap dipuji karena kelezatannya, kejujuran dalam menyampaikan informasi dinilai sangat penting, terutama bagi konsumen muslim.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
