Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Mei 2024 | 19.07 WIB

Kuningan Semarang Utara Geger, Bayi Laki-laki Dalam Ember Cucian Dibuang, Ada Tulisan "Minta Tolong Jagano Mbak"

Warga Tambra Dalam 11 RT 3 RW 11, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara, digegerkan adanya temuan bayi laki-laki, Senin (6/5). - Image

Warga Tambra Dalam 11 RT 3 RW 11, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara, digegerkan adanya temuan bayi laki-laki, Senin (6/5).

JawaPos.com - Warga Tambra Dalam 11 RT 3 RW 11, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara, digegerkan adanya temuan bayi laki-laki, Senin (6/5) sekitar pukul 07.00 WIB. Bayi tersebut diduga sengaja dibuang orang tuanya. 
 
Bayi tersebut ditemukan dalam ember, di teras rumah, persisnya halaman laundry milik Fitriani. Bayi, tersebut ditemukan dalam tumpukan ember dan atasnya ditutupi ember lagi.
 
Kondisi bayi, juga diselimuti pakaian wanita diduga milik orang tua bayi. Dalam ember tersebut juga terdapat minuman susu dan pampers. Kemudian juga terdapat sobekan kardus bertuliskan "Minta Tolong Jagano Mbak".
 
Kali pertama yang menemukan bayi tersebut adalah Fitriani. Awalnya, perempuan ibu rumah tangga ini hendak mencuci pakaian.
 
Sesaat itu, Fitriani dibuat penasaran ketika mengangkat tumpukan ember yang berada di teras rumahnya. Setelah dibuka, ternyata di dalamnya ada bayi laki-laki. 
 
"Awalnya pas ngangkat ember terasa berat. Kemudian pas dibuka ada bayi, yang terbungkus pakaian wanita," ungkap Lurah Kuningan, Andi Widjanarko, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (6/5). 
 
Andi Widjanarko juga membeberkan, tetangga Fitriani awalnya juga sempat mendengar suara berisik di sekitaran depan rumah Fitriani ketika bangun tidur. Namun, tidak berani keluar untuk mengecek. Kemudian baru menceritakan kepada Fitriani pada pukul 06.30 WIB.
 
"Tetangganya Fitriani juga mendengar suara tangisan bayi, glodak. Tapi tidak berani keluar, kemudian paginya cerita sama Fitriani," bebernya.
 
Selanjutnya, temuan ini disampaikan kepada pihak pemangku wilayah setempat, diteruskan ke Kelurahan, dan aparat Polsek Semarang Utara. Kemudian dilakukan pengecekan, dan sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan kepolisian guna bahan penyelidikan.
 
"Jenis kelamin bayi laki-laki, berat badan 2,6 kilogram, dengan panjang sekitaran 50 sentimeter. Kondisi masih ada ari-arinya, tali pusar juga masih ada. Dalam keadaan tali pusar dan ari-ari sudah mengering, diperkirakan menurut informasi dari bidan puskesmas, sudah lahir malam harinya," jelasnya. 
 
Selanjutnya bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Bandarharjo, guna dilakukan perawatan. Sesuai rencana, bayi tersebut akan dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. Lurah Kuningan juga menyebut, warga sekitar termasuk Fitriani juga berkeinginan mengadopsi atau merawat bayi tersebut. 
 
"Yang mau mengadopsi sudah banyak. Perangkat saya juga pingin mengadopsi. Tapi kan ada prosesnya, mekanismenya. Tindak lanjut selanjutnya saya sudah koordinasi dengan Dinas Sosial, Polsek, nanti yang menentukan adalah Dinas Sosial," pungkasnya. (mha)
Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore