Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Maret 2024 | 03.08 WIB

Aliran Lahar Dingin Semeru Jebak Sejumlah Truk Penambang Pasir di Lumajang, BPBD Sudah Beri Himbauan

Tangkapan layar: Truk yang terjebak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jumat (8/3/2024) sore. ANTARA/HO-Is - Image

Tangkapan layar: Truk yang terjebak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jumat (8/3/2024) sore. ANTARA/HO-Is

JawaPos.com - Sejumlah truk yang digunakan untuk kegiatan penambangan pasir di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo, yang terletak di Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, mengalami kendala dan terjebak akibat aliran lahar dingin dari Gunung Semeru pada Jumat sore.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, pihaknya sebelumnya telah memberikan himbauan kepada para penambang pasir untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem.

"Ada beberapa truk yang terjebak aliran lahar dingin Gunung Semeru, namun sebelumnya kami sudah mengimbau kepada para penambang pasir untuk waspada karena cuaca ekstrem," kata  Yudi Cahyono saat dikonfirmasi melalui telepon oleh ANTARA di Lumajang.

Pihak BPBD dan sukarelawan juga rutin memberikan sosialisasi kepada para penambang pasir untuk berhati-hati ketika cuaca buruk, terutama ketika hujan deras mengguyur kawasan puncak Gunung Semeru.

"Kami juga sudah memberi peringatan kepada para penambang pasir yang bekerja di daerah aliran lahar dingin Semeru bahwa selama sepekan ke depan akan terjadi cuaca ekstrem berdasarkan informasi dari BMKG," tuturnya.

Yudi menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun beberapa truk penambang pasir terjebak lebih banyak daripada hari-hari sebelumnya.

Informasi yang diterima ANTARA (8/3), menyebutkan bahwa amplitudo maksimum getaran banjir lahar dingin dari Gunung Semeru mencapai 16 mm, sehingga mengakibatkan debit aliran lahar dingin yang cukup deras.

"Informasi getaran banjir lahar dingin Semeru tercatat amplitudo maksimum 16 mm, sehingga debit aliran lahar dingin cukup deras," katanya.

Meskipun demikian, banjir lahar dingin tersebut masih terkendali dan tidak sampai meluas ke pemukiman penduduk.

Berdasarkan video yang beredar, tercatat enam truk penambang pasir yang terjebak di aliran lahar dingin Gunung Semeru, dan saat ini para penambang sedang berupaya untuk mengevakuasi kendaraan mereka ke tepi agar tidak terseret oleh derasnya aliran banjir lahar.

Ghufron Alwi, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dalam laporan tertulisnya di Kabupaten Lumajang, menyebutkan bahwa pengamatan aktivitas Gunung Semeru pada 8 Maret 2024 menunjukkan adanya satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 16 mm dan lama gempa selama 9.300 detik.

"Terjadi satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 16 mm, dan lama gempa 9.300 detik," tuturnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore